Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjajaki potensi kerja sama dengan Turkmenistan dalam bidang pendidikan tinggi, meliputi mobilitas mahasiswa dan dosen, riset bersama, serta pemberian beasiswa.Pembahasan ini mengemuka saat Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes) Turkmenistan untuk Malaysia, H E Muhammetnyyaz Mashalov, di Jakarta, Kamis.Dalam pertemuan tersebut, Sesjen Togar menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan global.“Indonesia memiliki lebih dari 3.500 perguruan tinggi dan kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama, terutama dalam pertukaran mahasiswa, riset bersama, dan beasiswa bagi mahasiswa Turkmenistan,” ujar Togar.Ia menambahkan, Turkmenistan memiliki keunggulan di bidang pertanian dan kedokteran yang dapat menjadi fokus kolaborasi riset antarperguruan tinggi kedua negara.Sementara itu, Dubes Mashalov menyampaikan apresiasi terhadap keterbukaan Indonesia dalam menjalin kerja sama pendidikan. Ia menilai, kedua negara memiliki kedekatan budaya, nilai, dan agama yang dapat memperkuat hubungan bilateral.“Kami siap memperluas kerja sama pendidikan dengan Indonesia dan memberikan dukungan langsung di bidang strategis ini. Kedua negara juga dapat menyusun nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama yang berkelanjutan,” tutur Dubes Mashalov.Mashalov juga menekankan pentingnya peran pendidikan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender, dan aksi terhadap perubahan iklim.Kemdiktisaintek menyambut baik usulan tersebut dan berkomitmen menindaklanjutinya melalui penyusunan konsep MoU, peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen, program joint supervision untuk studi doktoral, serta penyebarluasan informasi beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) kepada mahasiswa Turkmenistan.Kedua pihak juga bersepakat untuk meningkatkan jumlah mahasiswa Turkmenistan di Indonesia dan membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh studi di Turkmenistan.Sebagai tindak lanjut, Kemdiktisaintek akan mengadakan pertemuan daring lanjutan guna mematangkan dokumen kerja sama dan memperkuat diplomasi pendidikan Indonesia di kawasan Asia Tengah.Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi perguruan tinggi Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta mempererat hubungan antarbangsa melalui jalur pendidikan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi