Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Najwa Shihab Ingatkan Peserta FLC: Jadilah Pemimpin Berani Memiliki Tujuan Besar, Jangan Hanya Ikut Arus

GY Simanjuntak MSi - Senin, 03 November 2025 09:28 WIB
Pendiri Narasi, Najwa Shihab, memberikan motivasi kepada peserta Indonesia Future Leaders Camp (FLC) 2025 Regional I saat kunjungan ke kantor Narasi, Jakarta, Jumat (31/10/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Puncak kegiatan Indonesia Future Leaders Camp (FLC) 2025 Regional I menghadirkan momen inspiratif saat para peserta berkunjung ke kantor Narasi, Jumat.Dalam kesempatan itu, Founder Narasi, Najwa Shihab, memberikan pesan mendalam tentang arti kepemimpinan sejati bagi generasi muda Indonesia.Di hadapan para mahasiswa terpilih dari berbagai kampus, Najwa menegaskan bahwa pemimpin masa depan harus memiliki tujuan besar dan tidak sekadar ikut arus. Ia menekankan pentingnya keberanian, kepedulian, dan orientasi tujuan dalam setiap langkah organisasi maupun kepemimpinan.“Kami percaya betul pada kekuatan anak muda. Masa depan negeri ini ditentukan oleh mereka yang paling peduli,” ujar Najwa.Najwa menyoroti fenomena mahasiswa yang ikut organisasi tanpa arah yang jelas. Ia mengingatkan, keputusan untuk berorganisasi tidak boleh hanya karena ingin terlihat aktif atau mencari status sosial.“Saat masuk organisasi, harus ada target yang jelas. Satu untuk diri sendiri — bagaimana organisasi membuatmu tumbuh, menambah skill, memperluas jejaring, dan mendewasakan. Kedua, target untuk organisasi — apa yang ingin kamu capai untuk orang lain,” jelasnya.Najwa menilai bahwa dengan tujuan yang besar, pengalaman berorganisasi akan jauh lebih bermakna. Bahkan jika target belum tercapai, proses refleksi dan evaluasi menjadi pelajaran berharga bagi setiap calon pemimpin.“Kalau pada akhir tahun target itu belum tercapai, penting untuk refleksi: apakah saya tidak sepenuh hati, atau ada faktor lain? Itulah proses belajar yang sesungguhnya,” ujarnya.Dalam sesi dialog, Najwa juga menekankan dua kemampuan penting yang wajib dimiliki calon pemimpin: kemampuan berbicara di depan umum dan kemampuan mendengarkan.Menurutnya, organisasi adalah ruang latihan terbaik untuk mengasah keterampilan komunikasi, baik dalam menyampaikan gagasan maupun menghargai pendapat orang lain.“Banyak yang mengira sikap kritis itu berarti keras kepala dan tak mau kalah. Padahal, orang kritis justru berani mengakui ketika ia salah dan mau mengubah sikapnya,” tegasnya.Ia menambahkan, kemampuan mendengarkan dengan hati merupakan fondasi penting bagi pemimpin yang ingin dihormati dan dipercaya.Najwa mengingatkan para peserta bahwa mereka adalah bagian dari kelompok istimewa (privileged) karena terpilih dalam program FLC. Keistimewaan itu, katanya, harus digunakan untuk memberdayakan sesama dan memperkuat jaringan kepemimpinan.“Kalian ini punya privilege, apalagi karena terpilih jadi Indonesian Future Leader. Jejaring ini harus terus dijaga. Ini sudah jadi barisan sendiri — konsolidasi,” ujar Najwa.Ia menilai, jejaring mahasiswa lintas kampus yang dibangun lewat FLC dapat menjadi amunisi untuk menyuarakan keresahan masyarakat dan menyebarkan praktik baik antarorganisasi kampus.Najwa kemudian mengaitkan peran pemimpin mahasiswa dengan peran seorang jurnalis: menjadikan hal penting menjadi menarik, agar orang lain ikut peduli.Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, ia mengajak mahasiswa untuk kreatif dalam mengemas isu-isu kampus agar memantik partisipasi publik.“Selalu mulai dari apa yang bisa kamu lakukan. Jangan habiskan waktu menuntut orang lain bertindak. Karena saya percaya setiap orang itu berdaya,” pesan Najwa.Ia menutup sesi dengan penegasan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang bertindak berdasarkan tujuan yang disadari, bukan karena mengikuti arus.“Warga negara yang berdaya punya kekuatan lebih besar daripada mereka yang diam. Maka, gunakan jejaring dan kolaborasi ini untuk saling menguatkan,” tutupnya.Program Indonesia Future Leaders Camp (FLC) sendiri merupakan inisiatif untuk membentuk mahasiswa menjadi calon pemimpin berintegritas, berwawasan global, dan berdampak nyata bagi masyarakat.Kunjungan ke Narasi kali ini mempertegas komitmen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui visi Diktisaintek Berdampak — melahirkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter dan moral.Pesan Najwa Shihab menjadi dorongan bagi seluruh peserta FLC agar memanfaatkan jejaring yang terbentuk dalam program ini untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pj Sekda Sumut Tekankan Peran Generasi Muda dalam Perayaan Paskah MPK Sumut-Aceh

Pendidikan

Kepatuhan LHKPN DPRD Rendah, KPK Peringatkan Ancaman terhadap Kepercayaan Publik

Pendidikan

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih Terbangun di Jawa Tengah

Pendidikan

Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional

Pendidikan

Ribuan Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan

Pendidikan

KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda