Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Nawal Yasin Dorong Program Tamasya BKKBN untuk Tingkatkan Minat Belajar Anak di PAUD

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 29 Oktober 2025 06:19 WIB
Bunda PAUD Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin memberikan paparan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Apresiasi Pengelola Program Pengasuhan 1000 HPK dan Tamasya BKKBN Provinsi Jateng di Gets Premiere Semarang, Senin (27/10/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mendorong penguatan implementasi program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang digagas oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).Program ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan angka partisipasi anak usia 0–6 tahun dalam mengikuti pendidikan di satuan PAUD.Hal itu disampaikan Nawal seusai menjadi narasumber dalam kegiatan Apresiasi Pengelola Program Pengasuhan 1000 HPK dan Tamasya BKKBN Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Gets Premiere Hotel, Semarang, Senin.“Adanya Tamasya ini diharapkan bisa meningkatkan partisipasi aktif kasar anak usia 0–6 tahun untuk bersekolah di PAUD,” ujar Nawal.Menurut data yang disampaikan, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di Jawa Tengah pada 2024 baru mencapai 47,65 persen, sementara anak usia 0–6 tahun yang terlayani PAUD baru sekitar 14 persen. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya akses pendidikan anak usia dini di berbagai daerah di Jawa Tengah.Menanggapi tantangan tersebut, Nawal menginisiasi pembentukan PAUD Emas (Berbasis Masyarakat untuk Generasi Emas) sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah yang belum memiliki akses memadai.Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara BKKBN melalui program Tamasya dan PAUD Emas menjadi kunci dalam memperkuat layanan pendidikan sekaligus pengasuhan anak berbasis masyarakat.“Yang bisa dilakukan adalah berkolaborasi dengan BKKBN melalui Tamasya, kemudian membentuk PAUD-PAUD Emas yang terintegrasi dengan Posyandu. Ini diharapkan bisa meningkatkan layanan PAUD di Jawa Tengah,” jelasnya.Nawal menambahkan, kekuatan PAUD Emas terletak pada swadaya dan gotong royong masyarakat, yang memungkinkan setiap keluarga berperan dalam memastikan anak-anak mendapatkan akses pendidikan sejak dini.Berdasarkan data terbaru, jumlah satuan PAUD di Jawa Tengah mencapai 32.684 unit, terdiri atas:- 19.264 Taman Kanak-kanak (TK)- 10.112 Kelompok Bermain (KB)- 552 Tempat Penitipan Anak (TPA)- 2.756 Satuan PAUD Sejenis (SPS)Sementara itu, jumlah tenaga pendidik PAUD mencapai 57.208 orang, dengan total 911.218 anak didik. Dengan dukungan berbagai program dan sinergi lintas sektor, Nawal optimistis angka partisipasi tersebut dapat terus meningkat.“Selain ada PAUD formal dan nonformal, nanti juga akan ada PAUD Emas di Posyandu, serta Tamasya. Paling tidak, partisipasi anak usia 0–6 tahun untuk bersekolah bisa lebih terlayani dengan baik,” tutur istri Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.Tak hanya fokus pada peningkatan akses, Nawal juga menekankan pentingnya standarisasi kompetensi pengasuh dan tenaga pendidik dalam program Tamasya. Ia menilai, kualitas pendidikan anak usia dini sangat bergantung pada kemampuan dan pemahaman pendidik dalam memberikan stimulasi yang tepat bagi anak.“Untuk mendorong kompetensi ini agar lebih baik lagi, perlu ada standardisasi bagi tenaga pengasuh anak. Tamasya ke depan diharapkan memiliki standar tersendiri yang khas dan berorientasi pada kualitas,” tegas Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah itu.Melalui integrasi antara PAUD Emas dan program Tamasya BKKBN, Nawal berharap tercipta sistem pengasuhan dan pendidikan anak usia dini yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan, demi membentuk generasi emas Indonesia di masa depan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pj Sekda Sumut Tekankan Peran Generasi Muda dalam Perayaan Paskah MPK Sumut-Aceh

Pendidikan

Kepatuhan LHKPN DPRD Rendah, KPK Peringatkan Ancaman terhadap Kepercayaan Publik

Pendidikan

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih Terbangun di Jawa Tengah

Pendidikan

Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional

Pendidikan

Ribuan Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan

Pendidikan

KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda