Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Gubernur Ahmad Luthfi Hadirkan Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren sebagai Kado Hari Santri

GY Simanjuntak MSi - Kamis, 23 Oktober 2025 10:21 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen meluncurkan Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026 dalam acara Jateng Bersholawat di Alun-alun Kudus, Selasa (21/10/2025) malam. (Dok/Diskominfo Jateng)
Kudus (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan kado istimewa bagi kalangan pesantren pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi meluncurkan Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren, dalam acara Jateng Bersholawat yang digelar di Alun-alun Kudus, Selasa malam.Peluncuran program tersebut disaksikan ribuan santri, kiai, ulama, serta masyarakat umum yang memadati alun-alun. Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah terhadap peran besar pesantren dalam pembangunan karakter bangsa serta penjaga nilai-nilai kebangsaan.“Pada malam ini kami, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, resmi meluncurkan program prioritas bagi santri dan pengasuh pesantren. Mereka akan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” ujar Luthfi di hadapan ribuan jamaah.Program tersebut memberikan dukungan pendidikan bagi santri di jenjang formal, baik dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, inisiatif ini juga terintegrasi dengan program Pesantren Obah, yang dirancang untuk memperkuat kapasitas, kemandirian, dan peran ekonomi pesantren di Jawa Tengah.“Ada 5.570 pesantren di Jawa Tengah yang akan kita dampingi, terutama melalui peran Gus Yasin. Semoga program Pesantren Obah yang kita luncurkan malam ini membawa berkah bagi para santri dan pengasuhnya,” tambah Gubernur.Menurut Luthfi, pesantren memiliki fungsi yang jauh melampaui lembaga pendidikan biasa. Selain mencetak generasi berilmu dan berakhlak, pesantren juga menjadi pusat dakwah serta pemberdayaan sosial di tengah masyarakat.“Pesantren tidak hanya mendidik. Ia juga merupakan tempat dakwah dan pemberdayaan sosial. Santri dan kiai menjadi garda terdepan dalam membangun bangsa,” ujarnya menegaskan.Kegiatan Jateng Bersholawat malam itu berlangsung khidmat dan penuh semangat religius. Lantunan sholawat menggema di seluruh penjuru alun-alun, disertai doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan pesantren.Peluncuran program ini disambut hangat oleh para santri dan pengasuh pesantren yang menilai kebijakan tersebut sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan serta kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.Dengan program ini, diharapkan santri Jawa Tengah semakin berdaya, berpendidikan tinggi, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

KPK Soroti Risiko Korupsi dalam Pengembangan KEK Galang Batang

Pendidikan

Pameran UMKM Meriahkan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara, 53 Stan Ikut Berpartisipasi

Pendidikan

17.372 Guru Non-ASN di Jepara Disasar Program Kartu Guru Sejahtera 2026

Pendidikan

KPK OTT Bupati Tulungagung dan Ajudan, Diduga Lakukan Pemerasan hingga Rp5 Miliar

Pendidikan

Jawa Tengah Jadi Percontohan Penguatan Kemitraan Program MBG

Pendidikan

Skrining Pendengaran Digelar, Pemkab Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran