Salatiga (buseronline.com) - Mahasiswa di Jawa Tengah didorong untuk memiliki kemampuan berinovasi agar siap menghadapi berbagai tantangan masa depan dan menciptakan peluang ekonomi.Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menghadiri Closing Ceremony Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Kota Salatiga, Rabu malam.“Ke depan dalam menciptakan ekonomi kreatif itu perlu adanya inovasi. Jadi ekonomi kreatif itu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri maupun orang lain,” ujar Luthfi.Menurutnya, GIHN merupakan salah satu wadah untuk menyalurkan inovasi yang dihasilkan civitas akademika perguruan tinggi. Kegiatan ini memungkinkan mahasiswa menampilkan produk-produk inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.“Ini acara yang sangat saya apresiasi,” tambahnya.Dalam kesempatan itu, Luthfi juga berkeliling melihat produk inovasi mahasiswa, di antaranya robotik, jamur siap pakai, penjernih air dari udara, dan alat inkubasi bibit tanaman. Ia menekankan pentingnya mendaftarkan inovasi di Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) agar dapat dikembangkan lebih luas.Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut Luthfi, melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), telah melahirkan berbagai produk inovasi yang juga melibatkan perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dengan perguruan tinggi untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat.Rektor UKSW, Intiyas Utami, menambahkan bahwa GIHN diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-69 UKSW dan melibatkan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Tengah dan Indonesia.“Kami ingin menunjukkan bahwa kami siap mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Salatiga untuk memberikan dampak. UKSW hadir bukan untuk menjadi menara gading, tapi hadir membantu bangsa memecahkan masalah melalui riset dan inovasi,” ungkap Intiyas.Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan memunculkan solusi kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi