Brebes (buseronline.com) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membentuk generasi unggul sekaligus mengatasi berbagai tantangan sosial ekonomi di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Brebes.Hal itu disampaikan Nawal saat menjadi narasumber dalam kegiatan Stadium General bertema “Peran Perempuan dalam Pembentukan Generasi Unggul di Jawa Tengah” yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hikmah di GOR Al Hikmah 1 Benda, Kabupaten Brebes, Senin.Kegiatan tersebut diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya STIT Al Hikmah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Brebes, Akademi Kebidanan KH Putra Al Hikmah 1, dan Akademi Keperawatan Al Hikmah 2.Dalam paparannya, Nawal menyoroti kondisi Brebes yang menjadi daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi kedua di Jawa Tengah, yakni 15,6 persen, serta memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terendah di provinsi tersebut dengan angka 68,46 persen.“Perempuan memiliki potensi besar untuk turut mengatasi persoalan kemiskinan dan rendahnya IPM. Butuh peran perempuan karena mereka punya kekuatan dan kemampuan yang bisa digerakkan,” ujar Nawal.Istri Wakil Gubernur Jawa Tengah itu menuturkan, perempuan berperan penting di berbagai sektor kehidupan, terutama dalam pendidikan, ekonomi, dan sosial. Dalam bidang pendidikan, perempuan merupakan pendidik pertama yang membentuk karakter anak-anak dan generasi muda.“Perempuan juga bisa berperan menggerakkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.Selain itu, Nawal menekankan pentingnya peran perempuan dalam menanamkan nilai empati dan kecerdasan emosional pada generasi muda. Ia menyebut perempuan memiliki fungsi sosial untuk menggerakkan anak-anak agar memiliki kepedulian dan semangat berbagi.Menurutnya, keberhasilan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada peran perempuan. “Perempuan adalah madrasatul ula, sekolah pertama bagi anak-anak. Di sinilah karakter dan akhlak terbentuk,” jelasnya.Nawal juga mengajak seluruh perempuan membangun growth mindset atau pola pikir berkembang, yakni keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat dikembangkan melalui usaha dan ketekunan.“Setiap perempuan harus punya tujuan hidup. Tapi untuk sampai ke sana, dibutuhkan kebiasaan kecil yang positif dan produktif. Tekuni itu sampai tercapai,” tegasnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi