Bandung (buseronline.com) - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai motor penggerak perubahan bangsa.Hal itu disampaikan Erwin saat membuka kegiatan Latihan Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis.“Ini bukan sekadar forum pelatihan biasa. Kegiatan seperti ini adalah tempat menempa calon pemimpin masa depan, baik secara intelektual, spiritual, maupun sosial,” ujar Erwin.Ia menuturkan, Kota Bandung memiliki sejarah panjang dalam pergerakan mahasiswa. Kota ini dikenal sebagai kota pelajar dan kota kreatif, tempat berkumpulnya anak muda dengan gagasan segar dan semangat perubahan.“Mahasiswa Bandung, khususnya mahasiswa muslim, punya tanggung jawab besar untuk menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” tambahnya.Erwin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung siap mendukung penguatan peran mahasiswa melalui berbagai program yang sejalan dengan visi Bandung Utama.“Kami percaya kegiatan kaderisasi seperti ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan. Dari sinilah akan lahir pemimpin-pemimpin baru yang tak hanya pandai berbicara, tapi juga mampu bertindak nyata membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi bangsa,” jelasnya.Ia menambahkan, Pemkot Bandung juga berkomitmen menjalin kerja sama dengan organisasi kepemudaan Islam, termasuk HMI.“Tantangan ke depan seperti kemiskinan, pengangguran, ketimpangan sosial, hingga krisis moral tidak bisa ditangani pemerintah saja. Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan, pengontrol sosial, sekaligus penyambung aspirasi rakyat,” ucapnya.Sementara itu, Ketua Umum HMI Komisariat Syariah dan Hukum, Aldira Dean Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan Latihan Kader ini merupakan langkah penting dalam membentuk kader yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli terhadap umat dan bangsa.“Melalui pelatihan ini, kami mencetak kader HMI yang berkualitas untuk memajukan agama, bangsa, dan negara,” katanya.Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah, diharapkan gerakan mahasiswa Islam terus tumbuh menjadi kekuatan moral, sosial, dan intelektual yang membawa perubahan positif bagi Indonesia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi