Surabaya (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mendorong perguruan tinggi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis sains dan teknologi.Pernyataan ini disampaikan pada kegiatan Forum Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Institut Seni Indonesia (ISI) se-Indonesia yang digelar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kamis.Dalam sambutannya, Menteri Brian menekankan pentingnya ambisi bangsa Indonesia untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap) menuju status negara berpendapatan tinggi dengan target GDP per kapita USD 15.000. Ia menegaskan, perguruan tinggi harus menjadi penggerak utama yang menghasilkan inovasi, riset, dan kerja sama yang relevan dengan kebutuhan industri.“Perguruan tinggi harus menjadi yang paling ambisius di antara komponen bangsa lainnya. Jika kampus pesimis, masyarakat akan ikut pesimis. Karena itu, wakil rektor bidang kerja sama harus berada di garda terdepan, aktif membangun jejaring dengan industri, pemerintah daerah, hingga pihak lain,” ujar Menteri Brian.Selain itu, Menteri Brian mendorong penerapan sistem pendanaan riset berbasis royalti, bukan hanya paten. Dengan model ini, hasil penelitian bisa diadopsi industri dan memberikan keuntungan berkelanjutan bagi peneliti maupun kampus.Ia juga menekankan bahwa tradisi perguruan tinggi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sudah terbukti di berbagai negara, seperti Jepang, Tiongkok, dan Prancis.Indonesia, menurutnya, perlu meniru model tersebut dengan menjadikan kerja sama perguruan tinggi sebagai jembatan antara hasil riset dan kebutuhan industri nyata.“Saya berharap pimpinan perguruan tinggi, khususnya bidang kerja sama, dapat menjadi garda terdepan perguruan tinggi dengan pihak lain,” tegas Menteri Brian.Forum ini bertujuan membangun semangat kolaboratif antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah daerah.Dengan kerja sama strategis, peran kampus diharapkan tidak hanya terbatas pada ruang akademik, tetapi juga menjadi motor penggerak inovasi yang aplikatif dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi