Palembang (buseronline.com) - Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) spesifik Panitia Kerja (Panja) Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga (PTKL) ke Provinsi Sumatera Selatan dalam Masa Persidangan I Tahun 2025–2026. Kegiatan ini berlangsung di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II, Kamis.Kunker tersebut bertujuan mengidentifikasi relevansi Program Studi (Prodi) PTKL dengan kebutuhan strategis pembangunan nasional, perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan daerah, serta tuntutan industri.Selain itu, Panja PTKL juga mengkaji kesamaan nomenklatur Prodi antara PTKL dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah yang sama, menilai efektivitas pembiayaan, kualitas lulusan, serta kesesuaian dengan kebutuhan tenaga kerja.Panja juga diharapkan memberikan rekomendasi untuk penataan dan pengembangan PTKL agar memiliki kekhasan akademik yang berkontribusi bagi sistem pendidikan tinggi nasional.Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Khairul Munadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi X DPR RI terhadap upaya evaluasi dan penataan PTKL sesuai amanat regulasi, khususnya Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2022.“Kami sudah melakukan evaluasi penyelenggaraan PTKL dan hasilnya sudah sampai tahap akhir. Kami bersyukur evaluasi PTKL mendapat dukungan penuh dari Komisi X DPR RI. Pembentukan Panja PTKL ini membuat isu PTKL menjadi perhatian bersama. Semoga kita bisa memastikan penyelenggaraan PTKL ke depan sesuai amanat regulasi,” ujar Khairul.Ia berharap Panja PTKL menghasilkan rekomendasi yang dapat memperkuat tata kelola PTKL agar lebih relevan dengan kebutuhan nasional dan daerah.Pimpinan Kunker Spesifik Panja PTKL Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan pentingnya kejelasan mandat Prodi PTKL agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan maupun kebijakan.“Setiap Prodi di PTKL harus memiliki keunggulan keilmuan yang spesifik, misalnya fokus pada informatika medis, pertanian, atau bidang lain sesuai mandat kementerian/lembaga pengampu,” tegas Lalu.Kepala LLDikti Wilayah II, Iskhaq Iskandar, menambahkan perlunya peninjauan keunikan Prodi PTKL di wilayahnya.“Ada tujuh PTKL di bawah LLDikti Wilayah II, dengan total 61 Prodi. Perlu kita cermati apakah ada Prodi yang sejenis atau tumpang tindih,” kata Iskhaq.Selain Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Palembang, perguruan tinggi swasta di bawah LLDikti Wilayah II, Universitas Sriwijaya, Politeknik Sriwijaya, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah II, serta perwakilan PTKL vokasi.Kunker Panja PTKL di LLDikti Wilayah II diharapkan menjadi langkah strategis memperkuat kualitas dan diferensiasi akademik PTKL agar lulusan dapat lebih mudah terserap oleh dunia kerja sekaligus berkontribusi pada pembangunan nasional dan daerah. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi