Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menerima audiensi Ketua Dewan Profesor (DP) dari sejumlah Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) di Indonesia, Rabu.Pertemuan berlangsung di kantor Kemdiktisaintek dan dihadiri antara lain Marlina (Ketua DP Universitas Andalas), Arlette Suzy Puspa Pertiwi (Ketua DP Universitas Padjadjaran), Evy Damayanthi (Ketua DP Institut Pertanian Bogor), serta Eko K Budiardjo (Wakil Ketua DP Universitas Indonesia).Dalam pertemuan tersebut, Menteri Brian menekankan pentingnya menjaga integritas akademik dan mengajak guru besar untuk berperan aktif dalam menghadirkan solusi bagi bangsa. Ia menekankan perlunya perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat penelitian, tetapi juga memberikan inovasi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.Selain itu, Menteri Brian mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah Indonesia agar sejajar dengan negara lain. Ia menekankan pentingnya keterlibatan diaspora akademisi Indonesia di luar negeri untuk memperkuat jurnal nasional melalui kontribusi sebagai editor maupun reviewer.Menteri Brian juga menyoroti aksi nyata yang dibutuhkan perguruan tinggi, khususnya dalam pengelolaan sampah kampus, kemandirian PTN BH melalui inovasi, paten, dan royalti. “Kalau teori-teori tentang pengelolaan sampah mungkin sudah banyak, tapi yang kita butuhkan adalah bukti nyata pengelolaan dan solusinya,” tutur Menteri Brian.Sementara itu, Evy Damayanthi menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai benteng nilai moral dan akademik. “Itu muruah perguruan tinggi untuk menjaga etika, integritas akademik, dan mencegah plagiarisme,” ujarnya.Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan Dewan Profesor, guna memastikan perguruan tinggi tidak hanya melahirkan riset berkualitas dan inovasi nyata, tetapi juga terus menjadi penjaga etika serta integritas akademik demi pembangunan bangsa. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi