Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memacu motivasi 2.800 mahasiswa baru Politeknik Negeri Semarang (Polines) dalam Latihan Dasar Kedisiplinan, di Lapangan Hijau Polines, Rabu.Meski terik matahari menyengat, Luthfi tampak berbaur dengan mahasiswa untuk memberikan motivasi sekaligus materi mengenai wawasan kebangsaan.“Vokasi Polines ini embrio, nanti kalian yang akan mewarnai investasi di Jawa Tengah. Adik-adik mahasiswa ini merupakan tulang punggung investasi di Jawa Tengah dan Indonesia yang akan datang,” tegas gubernur.Luthfi menekankan, mahasiswa harus menjadi agen perubahan (agent of change), baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun bangsa. Menurutnya, disiplin yang sejati datang dari hati, bukan paksaan.“Adik-adik mahasiswa baru ini adalah Gen-Z, yang nanti akan memimpin Jawa Tengah dan Indonesia. Maka harus memiliki landasan disiplin. Disiplin itu datang dari nurani, dengan keikhlasan mengerjakan sesuatu,” imbuhnya.Direktur Polines, Garup Lambang Goro, menambahkan bahwa pendidikan di Polines tidak hanya mengajarkan keterampilan (skill), tetapi juga sikap (attitude). “Mendidik kedisiplinan sangat penting karena mahasiswa akan masuk dunia industri. Kegiatan belajar mengajar menyesuaikan dengan kebutuhan industri, sehingga lulusannya siap kerja,” ujar Garup.Polines juga menjadi salah satu perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Pemprov Jateng, khususnya Badan Riset Daerah (Brida), melalui program unggulan riset konversi energi, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu.Kehadiran Gubernur Ahmad Luthfi disambut antusias oleh ribuan mahasiswa baru. Unieke Jasmine, mahasiswa asal Semarang, mengaku salut dengan semangat yang diberikan gubernur.Mahasiswa lainnya, M Farhan Setiawan dari Cepu, Blora, menyatakan, arahan gubernur mengenai insan vokasi sangat relevan untuk masa depan Jawa Tengah.“Semoga lowongan kerja semakin banyak, industri semakin maju,” harap Farhan.Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Jateng untuk menguatkan pendidikan vokasi, membekali mahasiswa dengan disiplin, keterampilan, dan sikap agar siap menghadapi tantangan industri serta pembangunan daerah. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi