Jakarta (buseronline.com) - Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Imam Widodo, meresmikan Gedung Wisata Juang Korps Brimob Polri yang menampilkan museum sejarah dan perpustakaan edukasi di Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa.Peresmian dilakukan dengan penandatanganan dan peninjauan langsung museum oleh Komjen Imam Widodo bersama para Komandan Korps Brimob terdahulu.“Gedung ini digagas untuk memperkuat pemahaman jati diri Brimob melalui pengenalan sejarah awal, perkembangan organisasi, hingga peran penting Brimob menjaga keamanan dalam negeri,” jelas Brigjen Agustri Heriyanto, ketua panitia pembangunan Gedung Wisata Juang, dalam sambutannya.Agustri menekankan bahwa setiap anggota Brimob wajib memahami nilai-nilai luhur dan jati dirinya sebagai anggota Korps Brimob Polri. Menurutnya, keberadaan Wisata Juang menjadi sarana membangun kebersamaan, loyalitas, dan kecintaan anggota terhadap korps.Pembangunan gedung dimulai pada Desember 2024 dan selesai dalam sembilan bulan, hingga kini siap digunakan. Gedung Wisata Juang dirancang dengan konsep edukasi sejarah yang memiliki dua fungsi utama: museum dan perpustakaan.“Museum ditempatkan di lantai satu dan sebagian di lantai dua, sementara perpustakaan berada di lantai dua. Wisata Juang Korps Brimob Polri menampilkan artefak bersejarah, koleksi buku, majalah, dokumentasi foto dan video, serta display digital interaktif dan ruang belajar,” ungkap Agustri.Fasilitas tersebut bertujuan tidak hanya untuk anggota Brimob, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan informasi bagi masyarakat. Tersedia ruang belajar interaktif yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk mengenal sejarah dan peran strategis Korps Brimob dalam menjaga keamanan nasional.Agustri berharap Gedung Wisata Juang menjadi pilihan destinasi edukasi dan rekreasi bagi masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman dan kecintaan anggota terhadap jati diri Brimob Polri.“Semoga gedung ini bisa menjadi ruang informasi dan edukasi yang bermanfaat, tidak hanya untuk anggota Brimob tetapi juga untuk masyarakat luas,” pungkasnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi