Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Wamendiktisaintek Fauzan Ajak Pemda dan Stakeholder Berkolaborasi Majukan Daerah di Manokwari

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 27 Agustus 2025 10:14 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, memberikan sambutan dalam peresmian Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) di Manokwari, Sabtu (23/8/2025). (Dok/Diktisaintek)
Manokwari (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, mendorong perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat untuk bersinergi dalam memajukan Papua Barat melalui pendidikan tinggi, Sabtu.Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat, Papua Barat memiliki dua perguruan tinggi negeri dan sembilan perguruan tinggi swasta dengan total 214 dosen. Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di wilayah ini tercatat 27,52 persen, lebih rendah dibanding rata-rata nasional 32 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka per Februari 2025 mencapai 4,21 persen atau 295.161 orang, meningkat 0,08 persen dari Agustus 2024.“Melalui transformasi ini, diharapkan akan terjadi perubahan tata kelola dan ekosistem untuk membangun resonansi kebermanfaatan di Papua Barat. Ini memang tidak mudah, tetapi merupakan konsekuensi logis dari perbaikan menuju kemajuan,” ujar Wamen Fauzan saat peresmian Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB).Ia menambahkan, Kemdiktisaintek yang dipimpin Menteri Brian Yuliarto telah mencanangkan program Diktisaintek Berdampak, sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program ini menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terobosan sains dan teknologi, serta peningkatan daya saing Indonesia di tengah perkembangan global.“Kami berharap perguruan tinggi bisa berkolaborasi, memberikan pendampingan dalam memecahkan masalah daerah. Kampus adalah bagian dari ekosistem sosial, pembuat peradaban baru yang memanfaatkan sains dan teknologi untuk solusi nyata,” ungkap Fauzan.Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyambut baik perubahan status Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Manokwari menjadi UMPB berdasarkan SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 560/B/0/2025. Menurutnya, UMPB akan menjadi pusat lahirnya generasi muda yang mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.“Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen pendidikan, UMPB akan menjadi pusat keunggulan akademik, inovasi, dan pengabdian masyarakat. Ini simbol komitmen bersama untuk mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global,” ujar Gubernur Dominggus.Gubernur Dominggus juga menyampaikan apresiasi kepada Kemdiktisaintek atas perhatian yang terus diberikan kepada Papua Barat. “Saya berterima kasih karena kementerian sering melakukan kunjungan dan mendukung generasi muda kami untuk maju,” pungkasnya. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

17.372 Guru Non-ASN di Jepara Disasar Program Kartu Guru Sejahtera 2026

Pendidikan

KPK OTT Bupati Tulungagung dan Ajudan, Diduga Lakukan Pemerasan hingga Rp5 Miliar

Pendidikan

Jawa Tengah Jadi Percontohan Penguatan Kemitraan Program MBG

Pendidikan

Skrining Pendengaran Digelar, Pemkab Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Pendidikan

Swasta Didorong Terlibat, TP PKK Medan Targetkan Penurunan Zero Dose Imunisasi

Pendidikan

Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz 2026 Hidupkan Suasana Distrik Muara