Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Peluncuran Buku “Cintaku Kepada Sekolahku”, Karya Siswa dan Guru SDN 172 Andir

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 19 Agustus 2025 12:24 WIB
Para siswa SDN 172 Andir mengenakan busana adat sambil menunjukkan sertifikat karya tulis mereka dalam peluncuran buku “Cintaku Kepada Sekolahku” dan pagelaran seni Kamonesan Barudak di sekolah setempat, Sabtu (16/8/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Momen istimewa terjadi di SDN 172 Andir pada Sabtu. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menghadiri peluncuran buku “Cintaku Kepada Sekolahku” sekaligus pagelaran seni Kamonesan Barudak, yang menampilkan kreativitas dan bakat siswa.Erwin menuturkan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar unjuk karya. Ia melihatnya sebagai bukti nyata kecintaan siswa dan guru terhadap sekolah.“Buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan. Di dalamnya ada pantulan rasa cinta, nostalgia, dan harapan dari para guru dan murid. Setiap halaman menyimpan cerita, nilai, dan inspirasi yang akan menjadi kenangan indah sekaligus motivasi bagi siapa pun yang membacanya,” ujar Erwin.Pagelaran seni Kamonesan Barudak menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di kelas. Melalui seni, anak-anak belajar percaya diri, bekerja sama, dan melestarikan budaya. Kreativitas yang lahir dari kegiatan ini diyakini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka.Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Gufron, menilai kegiatan ini lahir dari inovasi kepala sekolah dan guru untuk memperkuat pembentukan karakter siswa.Ia yakin semua sekolah dasar bisa melaksanakan kegiatan serupa, setidaknya menanamkan cinta tanah air sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi bagian rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.Salah satu guru, Yazid, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di kelas.“Belajar bisa lewat berbagai cara, termasuk lewat seni dan karya tulis. Anak-anak calon generasi 2045 harus kita siapkan dari sekarang dengan cara kreatif dan menyenangkan,” jelasnya.Guru lainnya, Erna, merasa bangga bisa menulis dalam buku ini.“Buku ini ungkapan cinta kami kepada sekolah. Tempat di mana kami bertumbuh, belajar, dan merasa bangga menjadi bagian darinya,” katanya penuh semangat.Buku yang baru diluncurkan ini memuat kisah penuh cinta, harapan, dan kenangan yang ditulis langsung oleh murid dan tenaga pendidik (PTK) SDN 172 Andir Kidul. Dengan sudut pandang yang jujur dan tulus, mereka mengungkapkan rasa sayang terhadap sekolah sebagai rumah kedua yang membentuk karakter dan masa depan mereka.Para murid menuliskan pengalaman sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan, mengikuti kegiatan adiwiyata, hingga keinginan mengikuti ekstrakurikuler. Mereka menunjukkan bahwa cinta kepada sekolah bisa diwujudkan lewat tindakan nyata: hadir tepat waktu, belajar giat, menjaga lingkungan, dan saling menghormati.Kepala sekolah mengurai makna cinta kepada sekolah, sementara PTK turut membagikan kisah reflektifnya. Dalam tulisan-tulisan tersebut tergambar bahwa sekolah bukan sekadar ruang fisik, tetapi tempat menanamkan nilai kehidupan, persahabatan, disiplin, tanggung jawab, dan empati—sebagai fondasi membentuk generasi penerus bangsa.Dengan bahasa sederhana namun menyentuh, buku “Cintaku Kepada Sekolahku” menjadi cermin semangat pendidikan yang hidup dan tumbuh dari hati para murid dan guru, sekaligus persembahan istimewa bagi siapa pun yang pernah merasakan indahnya cinta terhadap sekolah. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pemko Medan Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Pertahankan Prestasi Enam Tahun Berturut-turut

Pendidikan

Iran dan Irak Raih Kemenangan Penting di Laga Persahabatan Internasional

Pendidikan

KONI Labuhanbatu Gelar Coaching Clinic Pelatih untuk Persiapan Porprovsu 2026

Pendidikan

Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunjungan Kenegaraan ke Prancis

Pendidikan

Pasokan Hewan Kurban Nasional Surplus 800 Ribu Ekor

Pendidikan

Kementan Pastikan Industri Sawit Tetap Normal, Harga TBS Petani Dijaga