Jimbaran (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan mengajak mahasiswa baru Universitas Udayana (Unud) untuk memanfaatkan masa kuliah sebagai ajang membentuk karakter, memperluas wawasan, dan berkontribusi nyata bagi bangsa. Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Kampus Unud, Badung, Selasa.Fauzan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis menyiapkan generasi emas Indonesia 2045. Namun, ia mengingatkan adanya tantangan sosial yang mengancam masa depan generasi muda.Berdasarkan data, 821 mahasiswa tercatat terjerat narkotika, 960.000 mahasiswa terlibat judi online, 10,9 juta masyarakat usia 19–34 tahun terbelit pinjaman online, serta 1.919 kasus kekerasan seksual terjadi di lingkungan perguruan tinggi pada 2024.“Kampus adalah kawah candradimuka, tempat menyiapkan diri menjadi manusia seutuhnya, berbakti untuk bangsa dan negara, bermanfaat untuk semua,” ujar Fauzan.Ia mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar mengejar nilai akademis, tetapi juga membangun pola pikir kolaboratif, berpartisipasi dalam kegiatan produktif, dan memupuk rasa cinta tanah air.PKKMB, lanjutnya, menjadi momentum mempererat kerja sama antarmahasiswa, antar fakultas, dan dengan mitra eksternal seperti pemerintah daerah maupun dunia industri.“Sudah waktunya generasi muda menjadi motor perubahan. Hadir di tengah masyarakat, membawa ilmu pengetahuan, riset, dan teknologi sebagai solusi nyata,” tegasnya.Dalam kesempatan tersebut, Fauzan juga mengampanyekan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) sesuai Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024.Program ini bertujuan menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan fisik, psikis, seksual, perundungan, diskriminasi, maupun kebijakan yang bersifat menekan.Ia menekankan pentingnya keberadaan Satgas PPKPT di setiap perguruan tinggi untuk melakukan pencegahan, penanganan, hingga pelaporan kasus.“Kampus harus bersih dari semua bentuk kekerasan, baik fisik maupun lisan. Saya titip pesan untuk para mahasiswa baru agar menjadi bagian dari kampanye ini. Kita harus lawan semua bentuk kekerasan secara kolektif,” ujarnya.Kampanye Nasional PPKPT akan digelar di berbagai kampus seluruh Indonesia. Di Unud, Fauzan berdialog langsung dengan ribuan mahasiswa baru. Turut hadir Rektor Universitas Udayana I Ketut Sudarsana, sivitas akademika, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali.Selain PPKPT, Fauzan juga memaparkan program Diktisaintek Berdampak yang dicanangkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.Program tersebut fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, pemberdayaan sumber daya manusia dan komunitas lokal, pemanfaatan teknologi tepat guna, perluasan akses dan keadilan sosial, serta penguatan ekosistem kolaborasi. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi