Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Dorong SDM dan Riset Unggulan, Mendikbudristek Genjot Transformasi Dana Abadi LPDP

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 06 Agustus 2025 10:14 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto bersama Menko PMK Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan pejabat terkait menghadiri Rapat Dewan Penyantun LPDP di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (31/7/2
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof Brian Yuliarto menegaskan bahwa pengelolaan dana abadi pendidikan, riset, dan kebudayaan ke depan akan diarahkan secara lebih strategis untuk mendukung delapan sektor industri prioritas nasional.Transformasi ini menekankan efektivitas pemanfaatan beasiswa serta sinergi lintas kementerian guna mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan memperkuat riset nasional.Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Dewan Penyantun Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kamis.Rapat dipimpin langsung oleh Menko PMK, Prof Pratikno dan dihadiri sejumlah menteri, antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Turut hadir pula para pimpinan perguruan tinggi, direktur jenderal, dan kepala lembaga riset.Dalam rapat tersebut, Direktur Utama LPDP, Sudarto memaparkan bahwa hingga pertengahan 2025, total nilai dana abadi pendidikan mencapai Rp154,11 T. Dana ini telah digunakan untuk membiayai lebih dari 669.000 penerima beasiswa, 3.460 proyek riset, serta 928 program kebudayaan. LPDP juga menegaskan komitmennya terhadap efisiensi pengelolaan serta dampak maksimal terhadap pembangunan SDM dan riset.Menteri Brian menekankan bahwa transformasi LPDP harus dimulai dari pemetaan kebutuhan SDM nasional yang terstruktur, berdasarkan pada delapan sektor prioritas Asta Cita.Ia juga mendorong universitas dalam negeri untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan sebagai mitra dalam skema double degree dan joint supervision bersama kampus-kampus top dunia.“Kita perlu mulai menginternalisasi ekosistem global ke dalam negeri. Tidak hanya mengirim mahasiswa ke luar negeri, tapi juga menjadikan kampus Indonesia bagian dari sistem pendidikan internasional,” tegas Menteri Brian.Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan bahwa efektivitas dana abadi tidak bisa hanya diukur dari jumlah penerima beasiswa. Menurutnya, orientasi kebijakan harus lebih mengedepankan outcome jangka panjang yang konkret bagi pembangunan nasional.“Desain substansi program harus lebih diutamakan. Pembiayaan tambahan bisa menyusul jika kita melihat ada urgensi dampak strategisnya,” ungkap Sri Mulyani.Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi kontribusi LPDP terhadap pendidikan keagamaan. Namun ia juga menekankan perlunya afirmasi kebijakan yang lebih inklusif, terutama untuk lembaga pendidikan agama serta ulama perempuan. Nasaruddin meminta LPDP mempertimbangkan pelonggaran syarat penguasaan bahasa asing untuk kelompok sasaran tertentu dalam program moderasi beragama.Menanggapi berbagai masukan tersebut, LPDP akan segera menyusun rencana teknis lanjutan bersama Kemendiktisaintek, Kementerian Agama, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Rencana strategis tersebut ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2025 dan akan dituangkan dalam keputusan resmi Dewan Penyantun.Transformasi ini diharapkan mampu memperkuat peran LPDP sebagai katalis utama dalam pembangunan SDM unggul, penguatan riset kolaboratif, serta perluasan kerja sama internasional yang berdampak nyata.Sinergi lintas kementerian dan arah kebijakan yang lebih inklusif menjadi fondasi utama dalam mewujudkan daya saing global Indonesia di masa depan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026

Pendidikan

Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026

Pendidikan

Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City

Pendidikan

Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae

Pendidikan

Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1

Pendidikan

MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi