Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Penutupan KKN Kebangsaan 2025, Mahasiswa Ukir Janji Pengabdian di Maros dan Pangkep

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 06 Agustus 2025 10:07 WIB
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek, Dr Benny MSc, bersama jajaran pimpinan Universitas Hasanuddin dan perwakilan pemerintah daerah foto bersama usai penutupan KKN Kebangsaan XIII Tahun 2025 di Aula Rektorat Unhas, Maros, Rabu (30/7/20
Maros (buseronline.com) - Sebanyak 174 mahasiswa dari 28 perguruan tinggi di seluruh Indonesia resmi menuntaskan pengabdian dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII Tahun 2025 yang dilaksanakan selama sebulan penuh di dua kabupaten di Sulawesi Selatan, yakni Maros dan Pangkep. Penutupan kegiatan berlangsung pada Rabu dengan semangat tinggi, mengukir komitmen keberlanjutan pengabdian demi kemajuan bangsa.KKN Kebangsaan 2025 mengusung tema “Wisata Budaya Warisan Dunia sebagai Aksi Kebangsaan: Kampus Berdampak dan Mengabdi untuk Negeri”. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Universitas Hasanuddin, serta pemerintah daerah Maros dan Pangkep, dengan fokus utama pada kebermanfaatan nyata pendidikan tinggi terhadap masyarakat.Selama pelaksanaan, para mahasiswa yang tergabung dalam 21 posko KKN menjalankan 191 program kerja yang tersebar di berbagai wilayah pulau, desa, pesisir, hingga pegunungan. Ragam kegiatan yang mereka lakukan meliputi penyuluhan pertanian, pelatihan literasi digital, revitalisasi budaya lokal, seni pertunjukan, hingga festival kebangsaan yang membangkitkan semangat nasionalisme warga setempat.Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek, Dr Benny MSc, dalam sambutannya saat penutupan mengapresiasi semangat dan ketulusan para peserta dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan. Ia menyampaikan pesan reflektif dengan menyinggung kisah Kasim Arifin, alumnus IPB yang mengabdikan diri selama 15 tahun di Pulau Seram melalui KKN.“Prinsip kita adalah bekerja, bukan untuk bertanya saya dapat apa, melainkan saya bisa memberi manfaat apa. Ketika masyarakat merasa kehilangan saat adik-adik mahasiswa kembali ke kampus, itulah indikator nyata bahwa kehadiran kalian benar-benar berdampak,” tegas Dr Benny.Dampak program ini tidak hanya dirasakan secara lokal, tapi juga bergema secara nasional melalui media sosial. Seluruh posko mahasiswa berhasil menjangkau 27,4 juta tayangan, dengan lebih dari 1,5 juta likes dan 4.799 pengikut, menandai efektivitas komunikasi publik yang dijalankan generasi muda masa kini.Dr Benny berharap agar pengalaman KKN ini menjadi titik awal dari perjalanan panjang mahasiswa dalam pengabdian di berbagai tempat di Indonesia.“Tidak semua mahasiswa mendapat kesempatan emas ini. Maka jadikanlah pengalaman ini bermakna, menular, dan berkelanjutan. Yang paling penting, harus berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.Tingginya tingkat kepuasan dari para mitra lokal terhadap keberadaan mahasiswa KKN menjadi bukti konkret keberhasilan pendekatan partisipatif yang diusung. Mahasiswa dan masyarakat setempat telah menunjukkan bahwa sinergi kampus dan komunitas dapat melahirkan solusi dan inovasi bersama.Penutupan program ini juga menjadi momentum bagi Kemdiktisaintek untuk kembali menegaskan arah kebijakan pendidikan tinggi yang berbasis pada empat pilar utama: akses, mutu, relevansi, dan dampak. Komitmen itu tercermin dalam model pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada ruang kelas, tetapi juga menjangkau realitas sosial secara langsung.Dengan berakhirnya KKN Kebangsaan 2025, maka di Maros dan Pangkep tidak hanya tertinggal jejak program, tetapi juga janji pengabdian, bukti semangat kebangsaan, serta benih perubahan yang kelak akan tumbuh dalam berbagai bentuk kontribusi di masa depan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026

Pendidikan

Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026

Pendidikan

Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City

Pendidikan

Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae

Pendidikan

Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1

Pendidikan

MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi