Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kerja Sama Strategis RI-Belanda Diperluas, Kemdiktisaintek Genjot Diplomasi Akademik

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 05 Agustus 2025 12:09 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (29/7/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperluas kerja sama strategis dengan Belanda di bidang pendidikan tinggi, penelitian, dan inovasi. Komitmen ini ditegaskan dalam pertemuan bilateral antara Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, di Jakarta, Selasa.Menteri Brian menyebut Belanda sebagai salah satu mitra terdekat Indonesia dalam pengembangan pendidikan dan riset. Selain menjadi destinasi studi populer bagi pelajar Indonesia, Belanda juga dinilai konsisten dalam menjalin kerja sama akademik yang berkualitas.“Kami ingin mendorong peningkatan program doktoral bersama (joint PhD), program joint degree, serta riset kolaboratif yang disertai skema pendanaan bersama. Hal ini penting untuk memastikan peningkatan kualitas dan relevansi riset di Indonesia,” ujar Menteri Brian.Dalam kesempatan itu, Dubes Marc Gerritsen menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa pendidikan dan penelitian telah menjadi fondasi penting hubungan bilateral kedua negara. Menurutnya, kolaborasi antara universitas top Belanda—seperti Wageningen University, Leiden University, dan TU Delft—dengan kampus-kampus di Indonesia telah berkembang secara dinamis.“Bagi Belanda, hubungan ini tidak hanya didasari sejarah panjang, tetapi juga prospek masa depan yang kuat jika kita menjadikan pengetahuan dan inovasi sebagai dasar,” kata Dubes Marc.Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menyepakati sejumlah bidang prioritas untuk penguatan kerja sama, antara lain:Ketahanan pangan dan pertanianEnergi baru dan terbarukan (termasuk sel surya dan semikonduktor elektronik)Kecerdasan buatan (AI)Air bersih dan sanitasiPertahanan dan industri teknologi majuIlmu sejarah dan sosialDubes Marc juga menyoroti pentingnya Week of Indonesia-Netherlands Education and Research (WINNER), sebuah agenda tahunan yang mempertemukan peneliti, akademisi, dan pembuat kebijakan dari kedua negara. Tahun ini, WINNER akan diselenggarakan di Indonesia dan Menteri Brian diundang secara langsung untuk hadir dalam acara pembukaan pada bulan Oktober mendatang. Undangan ini disambut positif oleh Mendiktisaintek.Salah satu bentuk konkret kolaborasi adalah pengembangan program riset sejarah antara Leiden University dan Universitas Indonesia (UI). Sementara itu, TU Delft tengah menjajaki program doktoral bersama menggunakan pendekatan berbasis jalur (track-based approach) yang melibatkan mahasiswa sejak jenjang sarjana guna membangun kesinambungan hingga tingkat PhD.Di sisi kelembagaan, peran Nuffic Southeast Asia—lembaga kerja sama pendidikan Belanda yang berkantor di Jakarta—terus diperkuat. Nuffic aktif mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia-Belanda dan telah memperluas cakupan dukungannya dalam beberapa tahun terakhir.Sebagai bagian dari penguatan kerja sama riset, Dewan Riset Belanda (Dutch Research Council/NWO) juga telah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Indonesia melalui skema pendanaan bersama. Skema ini diharapkan dapat mempercepat kolaborasi riset antara ilmuwan kedua negara dengan hasil yang berdampak dan aplikatif di berbagai sektor strategis.Pertemuan bilateral ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar M Simatupang, Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Junaidi Khotib, serta perwakilan dari Biro Perencanaan dan Kerja Sama.Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang inklusif dan berdaya saing global. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Kementan dan IFAD Nilai Garut Berhasil Kembangkan Komoditas Kentang Lewat Program UPLAND

Pendidikan

Disdik Kabupaten Bekasi Gelar Gema Tunas 2026, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Warga Belajar

Pendidikan

Pemkab Bekasi Peringati Harkopnas Ke-79, Dorong Penguatan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat

Pendidikan

Tiga Anggota KKB Tewas dalam Operasi Damai Cartenz di Yahukimo

Pendidikan

Kemenkes Tarik Investasi Takeda, Perkuat Hilirisasi Industri Kesehatan Nasional

Pendidikan

RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia Disepakati Lanjut ke Paripurna DPR