Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Dorong Inovasi dan Inklusivitas, Mendiktisaintek Tegaskan Peran Strategis Perguruan Tinggi di Riau

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 02 Juli 2025 10:15 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto saat berdiskusi bersama pimpinan perguruan tinggi swasta se-LLDIKTI Wilayah XVII di Universitas Lancang Kuning, Riau, Sabtu (28/6/2025). (Dok/Diktisaintek)
Riau (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Brian Yuliarto, menjalankan serangkaian agenda strategis di Provinsi Riau pada Sabtu. Kunjungan kerja ini mencakup kegiatan di tiga perguruan tinggi serta kunjungan ke kediaman mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.Agenda tersebut meliputi orasi ilmiah dalam Sidang Senat Terbuka Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), diskusi dengan perwakilan perguruan tinggi swasta di Universitas Lancang Kuning (Unilak), kunjungan ke Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI), serta silaturahmi ke rumah mahasiswa baru Universitas Riau (Unri).Seluruh kegiatan difokuskan untuk mendorong transformasi pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan abad ke-21, dengan penekanan pada inovasi, penguasaan teknologi, dan inklusi sosial.Dalam orasinya di UMRI, Menteri Brian menekankan bahwa perguruan tinggi harus menjadi aktor utama dalam menghadapi berbagai wicked problems seperti perubahan iklim, ketimpangan ekonomi, dan disrupsi teknologi.Ia mengungkapkan bahwa tingkat penyelesaian pendidikan tinggi di Indonesia yang masih berada di angka sekitar 10% dari populasi usia produktif menjadi hambatan serius dalam mendorong daya saing nasional.“Kampus bukan menara gading, tapi harus jadi lokomotif perubahan,” tegasnya.Ia juga menyoroti stagnasi kontribusi sektor manufaktur berteknologi tinggi Indonesia yang tidak mengalami pertumbuhan signifikan sejak 2013 dan masih berada di kisaran 30%. Menurutnya, hal ini merupakan gejala deindustrialisasi yang hanya dapat diatasi melalui sinergi antara kampus, pelaku industri, dan pemerintah daerah.“Semakin maju sebuah negara, semakin besar kebutuhan akan talenta sains dan teknologi,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa target Indonesia untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi dengan PDB per kapita sebesar USD 14.000 tidak akan tercapai tanpa peningkatan signifikan dalam indeks penguasaan teknologi nasional.Dalam kunjungannya ke USTI, Mendiktisaintek mendorong agar perguruan tinggi memainkan peran lebih besar dalam pengembangan industri lokal yang berbasis pada kekayaan sumber daya alam. Ia menyarankan agar tugas akhir mahasiswa diarahkan pada penyelesaian masalah nyata di sektor industri serta menanamkan nilai budaya lokal dalam penerapan sains dan teknologi.“Kita butuh generasi muda yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga berakar kuat pada budaya Melayu dan Islam,” tambahnya.Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualifikasi dosen melalui studi lanjut yang didukung oleh program fasilitasi kementerian.Isu inklusivitas menjadi salah satu topik utama dalam diskusi bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XVII di Unilak. Mendiktisaintek menyampaikan bahwa hingga saat ini baru 114 perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki Unit Layanan Disabilitas (ULD), meskipun keberadaannya telah diamanatkan melalui berbagai regulasi nasional dan konvensi internasional.“Kesetaraan pendidikan bagi penyandang disabilitas bukan pilihan, tapi kewajiban. Saya berterima kasih Universitas Lancang Kuning sudah menjadi teladan,” kata Menteri Brian.Dalam kesempatan yang sama, ia juga membuka peluang fasilitasi beasiswa luar negeri serta surat rekomendasi kerja bagi mahasiswa disabilitas yang berprestasi. Ia menyatakan kesiapan kementerian untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan BUMN dalam mendukung program tersebut.Melalui kunjungan ini, Menteri Brian menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai motor utama transformasi sosial, ekonomi, dan teknologi nasional yang inklusif dan berdaya saing global. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

LBH Medan Minta Hak Keluarga Korban Ledakan Grand Polonia Dipenuhi

Pendidikan

Pemkab Garut Terima Bantuan Dua Unit Portable USG Senilai Rp400 Juta

Pendidikan

Kemenag Banda Aceh Gandeng Densus 88 Perkuat Wawasan Kebangsaan ASN

Pendidikan

Di Balik Adhi Makayasa, Ada Doa Orang Tua dan Tekad Mengabdi untuk Negeri

Pendidikan

Wagub Jabar Apresiasi Festival Rakyat Nusantara 2026, Dorong UMKM Terus Berkembang

Pendidikan

Presiden Prabowo Jamu Perwira Remaja TNI-Polri dan Keluarga di Istana