Saint Petersburg (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menggelar audiensi bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Saint Petersburg dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Rusia, Selasa.Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaboratif di salah satu ruang pertemuan universitas mitra di kota bersejarah tersebut.Audiensi ini difasilitasi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Khoirul Rosyadi, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mempererat komunikasi dan sinergi antara negara dan diaspora akademik Indonesia di luar negeri.Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa Indonesia di Saint Petersburg menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari tantangan akademik, proses adaptasi budaya di Rusia, hingga ide-ide pengembangan kolaborasi riset antara universitas-universitas Rusia dengan institusi pendidikan tinggi di Indonesia.Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyambut baik antusiasme dan semangat yang ditunjukkan para pelajar. Ia menekankan pentingnya peran diaspora pelajar dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai pilar menuju Indonesia Emas 2045.“Diaspora Indonesia menjadi bagian penting dalam proses pembangunan SDM unggul. Kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri bukan sekadar privilege, melainkan amanah besar yang harus dijalani dengan tanggung jawab dan integritas,” tegas Menteri Brian.Para pelajar juga menyoroti pentingnya peran aktif PPI sebagai simpul jejaring diaspora intelektual yang produktif dan kolaboratif. Mereka berharap pemerintah terus membuka ruang partisipasi bagi pelajar luar negeri dalam merumuskan kebijakan pendidikan tinggi nasional.Menteri Brian menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) saat ini tengah mengembangkan beberapa kebijakan strategis, seperti program mobilitas global, penguatan kapasitas riset mahasiswa, serta pembangunan ekosistem riset kolaboratif internasional.“Kami berharap komunikasi ini tidak berhenti di sini. Mahasiswa Indonesia di Rusia harus menjadi motor penggerak kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi global. Perlu ada kolaborasi konkret yang bisa dijembatani melalui peran aktif PPI maupun jalur kerja sama institusional,” ujar Menteri Brian.Pertemuan ini dihadiri oleh lebih dari 30 mahasiswa Indonesia dari berbagai universitas di Saint Petersburg dan sekitarnya. Mendampingi Mendiktisaintek dalam kegiatan ini adalah Tenaga Ahli Menteri Muhammad Fajar Shiddieq, serta perwakilan dari Bidang Kerja Sama Kemdiktisaintek, Arta Sicilia Margaretta.Menteri Brian juga memberikan pesan moral yang menginspirasi kepada para mahasiswa agar terus menjaga komitmen akademik, sikap profesional, dan etika sebagai duta bangsa di dunia internasional.“Harapannya, kesempatan emas untuk belajar di Rusia bisa memberi kalian ruang untuk menunjukkan prestasi akademik, kedewasaan sikap, dan komitmen moral yang tinggi. Mari harumkan nama bangsa, baik melalui pencapaian individu maupun secara kolektif,” tutup Menteri Brian. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi