Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Seleksi CBT MQK Nasional 2025, 8.340 Santri Berkompetisi

GY Simanjuntak MSi - Senin, 23 Juni 2025 10:16 WIB
Sejumlah santri Pondok Pesantren Salafiyah Parappe mengikuti seleksi Computer-Based Test (CBT) Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Nasional VIII secara daring di Parappe, Sulawesi Barat, Sabtu (10/5/2025). (Dok/Kemenag)
Jakarta (buseronline.com) - Sebanyak 8.340 santri dari 1.061 lembaga pendidikan pesantren di seluruh Indonesia mengikuti seleksi tahap awal Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Nasional VIII melalui sistem Computer-Based Test (CBT).Seleksi ini mencatat tingkat partisipasi tinggi, yakni mencapai 95 persen, dengan hanya 418 santri terdata yang tidak mengikuti seleksi.Direktur Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Basnang Said, menyatakan bahwa pelaksanaan seleksi berbasis komputer menjadi tonggak penting dalam modernisasi sistem seleksi keilmuan pesantren. Menurutnya, penggunaan teknologi dalam MQK merupakan bentuk keseriusan pemerintah menjadikan pesantren sebagai institusi pendidikan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.“Antusiasme para santri dalam mengikuti tes berbasis komputer ini menunjukkan keseriusan mereka dalam menguasai kitab kuning (turats) secara modern dan terukur. MQK bukan hanya lomba, tapi juga gerbang menuju pengakuan atas keilmuan pesantren dalam skala nasional,” ujar Basnang di Jakarta, Jumat.Ia menambahkan bahwa MQK adalah ruang pembuktian otoritas keilmuan Islam klasik berbasis sanad dan tafaqquh. Lewat sistem CBT, pesantren mampu menunjukkan bahwa mereka bisa merawat tradisi sambil memasuki era digital.“Ini bukan semata soal kompetisi, tapi bagaimana pesantren menjaga kesinambungan tradisi Islam yang telah berakar ratusan tahun di bumi Nusantara,” tambahnya.Penanggung Jawab MQK Nasional VIII, Yusi Damayanti, mengapresiasi kelancaran pelaksanaan seleksi CBT. Ia menyebut bahwa sistem daring memungkinkan akses yang luas bagi seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).“Komposisi peserta terdiri dari 4.365 santri putra, 3.827 santri putri, dan 148 peserta campuran. Yang menggembirakan, santri putri tampil luar biasa, bahkan berhasil meraih nilai sempurna di beberapa kode ujian,” ungkap Yusi.Yusi menegaskan bahwa CBT bukan hanya seleksi administratif, tetapi merupakan mekanisme penyaringan awal terhadap pemahaman santri terhadap kitab kuning secara akademik.“Soal-soal kami desain secara berjenjang dan terstandar. Tujuh kode ujian berhasil dipecahkan dengan skor sempurna, menjadi bukti bahwa kualitas intelektual santri sangat tinggi,” jelasnya.Tujuh kode ujian yang berhasil diraih dengan nilai sempurna (100) meliputi:Ula-FiqhUla-NahwuUlya-NahwuUlya-Tafsir-Ilmu TafsirUlya-TauhidWustha-HadisWustha-NahwuPeserta dengan nilai sempurna berasal dari berbagai provinsi, terutama Aceh, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan Sumatera Utara. Jawa Tengah mencatat keberhasilan terbanyak dalam variasi kode ujian dengan nilai 100, sementara Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 1.421 santri.Provinsi Jawa Timur tercatat memiliki rata-rata nilai tertinggi dengan skor 67,46, menunjukkan konsistensi kualitas pendidikan kitab kuning di wilayah tersebut.Pelaksanaan seleksi CBT MQK Nasional 2025 tidak hanya menunjukkan semangat pelestarian ilmu klasik, tetapi juga menggambarkan kesiapan pesantren dalam bertransformasi di era digital. Tradisi baca kitab kuning (turats) yang menjadi ciri khas pesantren kini disandingkan dengan penguasaan teknologi dalam proses seleksi.Tahapan ini akan berlanjut dengan seleksi lanjutan hingga pelaksanaan MQK Nasional VIII secara luring yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.Dengan pencapaian ini, MQK Nasional menjadi simbol kolaborasi antara tradisi dan modernitas, serta bukti bahwa pesantren mampu menjadi aktor penting dalam mencetak generasi berilmu yang tangguh dan berdaya saing global. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Mahasiswa dan Dosen PBSI UNIKA Medan Tanam Pohon, Wujudkan Nilai Kepramukaan dan Kepedulian Lingkungan

Pendidikan

Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional

Pendidikan

PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Pendidikan

Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa

Pendidikan

Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi

Pendidikan

Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi