Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Di Era AI, Wamen Stella Tekankan Peran Penting Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah

GY Simanjuntak MSi - Minggu, 22 Juni 2025 10:19 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie (tengah), saat menjadi narasumber dalam diskusi “Next Gen Leaders: Shaping A Bright Tomorrow” di Universitas Mulawarman, Selasa (17/6/2025). (Dok/Diktisaintek)
Samarinda (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menegaskan pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menghadapi era kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam acara Next Gen Leaders: Shaping A Bright Tomorrow di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa.“Sekalipun teknologi semakin canggih dan AI semakin pintar, keputusan tetap harus dibuat manusia. Inilah mengapa para pemberi kerja paling mencari kemampuan memecahkan masalah, berpikir kritis, dan mengambil keputusan,” ujar Wamen Stella di hadapan ratusan mahasiswa dan akademisi yang hadir.Menurut Wamen Stella, berbagai studi internasional menunjukkan bahwa kualitas yang paling dibutuhkan di dunia kerja saat ini adalah kemampuan berpikir kritis, problem solving, dan pengambilan keputusan yang tepat. Ketiga kemampuan ini dinilai tidak dapat digantikan oleh teknologi secanggih apa pun.“AI memang unggul dalam hal teknis seperti menyimpan informasi dan membuat program. Namun, dalam konteks penilaian dan pengambilan keputusan yang kompleks dan berbasis nilai-nilai kemanusiaan, manusia tetap tidak tergantikan,” jelasnya.Ia menambahkan bahwa literasi digital dan keterampilan teknologi tetap penting, tetapi itu harus dilengkapi dengan kemampuan kognitif dan reflektif yang matang agar lulusan perguruan tinggi tetap relevan dalam dinamika dunia kerja masa depan.Dalam kesempatan itu, Wamen Stella juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan learning how to learn atau belajar untuk belajar, yang menurut riset kognitif merupakan faktor kunci keberhasilan seseorang di masa depan.“Ini bukan hanya soal hafalan atau pelajaran sekolah, tetapi bagaimana kita membentuk cara berpikir dan cara melihat dunia. Dengan demikian, kita bisa terus belajar dan beradaptasi sepanjang hidup,” tegasnya.Ia mengajak para mahasiswa untuk terus mencari pengalaman, terbuka terhadap perubahan, dan memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan kapasitas diri. Hal ini dinilai penting agar Indonesia memiliki generasi muda yang siap bersaing di tingkat global, baik secara intelektual maupun etis.Kegiatan “Next Gen Leaders” ini merupakan bagian dari rangkaian program peningkatan kapasitas kepemimpinan dan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21, khususnya di tengah transformasi digital dan perkembangan AI yang pesat. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Mahasiswa dan Dosen PBSI UNIKA Medan Tanam Pohon, Wujudkan Nilai Kepramukaan dan Kepedulian Lingkungan

Pendidikan

Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional

Pendidikan

PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Pendidikan

Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa

Pendidikan

Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi

Pendidikan

Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi