Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Penguatan SDM dan Riset Perguruan Tinggi Seni, BKPTSI Audiensi ke Mendiktisaintek

GY Simanjuntak MSi - Minggu, 15 Juni 2025 10:09 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto berfoto bersama jajaran Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Seni Indonesia (BKS PTSI) usai audiensi strategis di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Jumat (13/6/2025). (Dok/Diktis
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menerima audiensi dari Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Seni Indonesia (BKS PTSI) di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Jumat.Pertemuan ini membahas kerja sama strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi seni, khususnya dalam pengembangan riset berbasis seni dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) seni di Indonesia.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof Brian Yuliarto, menyatakan komitmen pemerintah dalam mendukung eksistensi dan kontribusi perguruan tinggi seni sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi nasional.Ia menekankan perlunya integrasi seni dengan sains dan teknologi agar mampu menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai budaya tetapi juga memiliki daya saing global.“Perguruan tinggi seni memiliki peran strategis yang sangat penting dalam pengembangan riset nasional dan pelestarian budaya. Kami mendorong sinergi riset seni dengan sains dan teknologi agar seni dan budaya Indonesia semakin maju dan berdaya saing,” ujar Menteri Brian.Sementara itu, Ketua BKS PTSI, Febri Yulika, menyoroti bahwa selama ini seni masih kurang mendapat ruang dalam skema riset nasional, terutama dalam konteks riset terapan. Menurutnya, perguruan tinggi seni berada di garda terdepan dalam pelestarian budaya dan pengembangan potensi ekonomi kreatif Indonesia, namun butuh dukungan nyata dari pemerintah.“Kami optimis bahwa dengan arahan dan dukungan dari Kemdiktisaintek, perguruan tinggi seni akan mampu mengakselerasi riset yang menghasilkan karya seni bernilai dan meningkatkan kualitas dosen serta mahasiswa,” ungkap Febri.Dalam audiensi tersebut, kedua pihak menyoroti dua fokus utama: penguatan riset berbasis seni yang inovatif dan peningkatan kesejahteraan dosen seni melalui kebijakan pendidikan tinggi yang lebih inklusif.BKS PTSI mendorong agar riset-riset seni tidak hanya dipandang sebagai produk ekspresi semata, namun juga sebagai solusi konkret dalam pengembangan budaya dan ekonomi kreatif nasional.Isu lain yang turut dibahas adalah pengembangan program studi S3 seni di sejumlah kampus serta perlunya perluasan akses beasiswa, peningkatan fasilitas, dan penguatan implementasi Beban Kerja Dosen (BKD) yang sesuai dengan karakteristik perguruan tinggi seni.BKS PTSI juga mendorong afirmasi kebijakan untuk mendukung riset terapan berbasis seni yang berdampak langsung kepada masyarakat.Termasuk dalam hal ini adalah mendorong kerja sama dengan pemerintah daerah dan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembinaan dan pembiayaan mahasiswa seni berprestasi.“Audiensi ini adalah awal yang sangat baik. Kami ingin perguruan tinggi seni tidak lagi berada di pinggiran kebijakan pendidikan tinggi nasional, tapi menjadi pusat inovasi dan pelestarian budaya,” tegas Febri.Mendiktisaintek mengapresiasi semangat kolaborasi yang tinggi dari komunitas seni akademik dan berjanji akan menindaklanjuti hasil diskusi dengan langkah konkret. Menurutnya, seni tidak hanya penting untuk identitas bangsa, tetapi juga berpotensi besar sebagai penggerak transformasi sosial dan ekonomi.“Kami akan dorong sinergi lintas bidang agar seni tumbuh dalam ekosistem pendidikan dan riset yang sehat. Ini momentum yang harus terus kita jaga bersama,” pungkas Menteri Brian.Audiensi ini menjadi tonggak penting dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada dunia seni akademik di Indonesia, serta menjadi penguat bagi kolaborasi antarsektor dalam mewujudkan ekosistem seni nasional yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Pendidikan

Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan

Pendidikan

Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga

Pendidikan

Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar

Pendidikan

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara

Pendidikan

Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur