Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Menjawab Realitas Sosial, Dirjen Dikti Tekankan Peran Kampus Berdampak

GY Simanjuntak MSi - Jumat, 13 Juni 2025 10:06 WIB
Dirjen Dikti Khairul Munadi berfoto bersama peserta dan pengurus ISMAPI usai Seminar Nasional dan Pengukuhan ISMAPI Aceh periode 2025–2029 di Universitas Almuslim, Bireuen, Rabu (4/6/2025). (Dok/Diktisaintek)
Bireuen (buseronline.com) - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Khairul Munadi menegaskan pentingnya peran strategis perguruan tinggi sebagai agen solusi dalam menghadapi tantangan sosial yang kian kompleks. Penegasan ini disampaikan dalam Seminar Nasional bertema “Inovasi Manajemen Sekolah dalam Menyiapkan Generasi Emas 2045” yang digelar di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Rabu.Acara ini dihadiri lebih dari 300 peserta, terdiri dari akademisi, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dari berbagai wilayah Aceh. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Ikatan Sarjana Magister Administrasi Pendidikan Indonesia (ISMAPI) Provinsi Aceh periode 2025–2029.Dalam pidatonya, Khairul Munadi menekankan bahwa peran kampus saat ini tidak bisa lagi dibatasi hanya pada pengembangan ilmu di ruang kelas. Menurutnya, perguruan tinggi harus hadir secara aktif dalam memberikan solusi nyata atas persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.“Perguruan tinggi tidak lagi cukup berperan sebagai pusat pengembangan ilmu semata. Dalam era disrupsi dan tantangan sosial yang semakin kompleks, kampus dituntut hadir memberikan solusi di tengah masyarakat,” ujar Khairul di hadapan peserta seminar.Konsep Kampus Berdampak, kata Khairul, merupakan inisiatif yang mendorong perguruan tinggi untuk menyinergikan tridarma—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—dengan kebutuhan nyata yang dihadapi publik.“Melalui Gerakan Kampus Berdampak, kami ingin kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga motor solusi. Tridarma tidak boleh berhenti di pagar kampus, tetapi harus menyentuh realitas sosial,” tambahnya.Sekretaris Jenderal ISMAPI Pusat, Arwildayanto, yang turut hadir sebagai narasumber, turut menyampaikan pentingnya transformasi manajemen pendidikan dalam menyambut era Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan bahwa pendidikan harus mencetak generasi berkarakter dan melek literasi masa depan, tidak hanya sekadar menjadi tempat transfer ilmu.“Sekolah harus menjadi pusat pengembangan karakter, kepemimpinan, dan literasi masa depan. Ini adalah langkah strategis dalam menghadapi bonus demografi dan tantangan global,” jelas Arwildayanto.Pada kesempatan yang sama, Sekjen ISMAPI Pusat mengukuhkan pengurus ISMAPI Provinsi Aceh periode 2025–2029. Rektor Universitas Almuslim, Marwan, resmi dilantik sebagai Ketua ISMAPI Aceh. Dalam sambutannya, Marwan menyampaikan komitmen ISMAPI untuk menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas manajemen pendidikan.“Kami akan segera menyusun program kerja yang fokus pada pelatihan kepemimpinan kepala sekolah, penguatan riset manajemen pendidikan, serta pendampingan transformasi digital sekolah,” ujarnya.Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar gagasan inovasi pendidikan tidak hanya menjadi wacana, melainkan dapat terimplementasi dan berdampak nyata terhadap mutu layanan pendidikan di Aceh.Seminar ditutup dengan sesi diskusi yang menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, seperti penguatan otonomi sekolah, peningkatan mutu pendidikan tinggi, serta sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia usaha.“Pendidikan yang bermutu lahir dari ekosistem yang sehat, di mana otonomi kelembagaan, kepemimpinan akademik, dan kolaborasi multisektor berjalan seiring,” ujar Arwildayanto menegaskan.Menutup rangkaian acara, Dirjen Dikti Khairul Munadi mengutip ajaran Ki Hajar Dewantara dan mengajak semua pihak untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan menuju kemerdekaan berpikir dan keberkahan hidup.“Pendidikan itu memerdekakan, dan ilmu harus membawa keberkahan. Kita perlu menjadikan ilmu sebagai ladang pengabdian yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Pendidikan

Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan

Pendidikan

Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga

Pendidikan

Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar

Pendidikan

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara

Pendidikan

Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur