Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) secara resmi meluncurkan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2025, yang bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. Peluncuran program ini berlangsung pada Selasa, di Jakarta.Program ini merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah dalam memperkuat peran PTS yang menampung lebih dari 60% mahasiswa Indonesia. PP-PTS difokuskan pada penyediaan infrastruktur pembelajaran, seperti peralatan laboratorium IPA, kesehatan, teknik, pengolahan pangan, dan teknologi informasi untuk menunjang kualitas proses belajar mengajar.“Program ini tidak hanya kita lihat dari perspektif bantuan, tetapi juga tentang bagaimana membangun praktik baik dan memperkuat daya saing perguruan tinggi swasta secara berkelanjutan melalui pendampingan dan semangat gotong royong,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi.Menurutnya, peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi harus terjadi di seluruh lapisan, termasuk PTS, agar pemerataan akses pendidikan tinggi bermutu bisa terwujud secara nasional.Program PP-PTS telah menjadi bagian dari strategi nasional sejak 2016. Melalui bantuan ini, PTS yang menyelenggarakan program studi akademik dan/atau vokasi di bawah koordinasi Kemdiktisaintek serta memenuhi persyaratan Ditjen Dikti, dapat mengajukan proposal pengembangan institusi.Direktur Kelembagaan, Mukhamad Najib, menegaskan bahwa pemerintah memandang PTS sebagai mitra strategis dalam penyediaan pendidikan tinggi yang bermutu.“PTS adalah mitra pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas bagi anak bangsa, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Banyak PTS di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) yang sangat terbantu dengan program ini dalam meningkatkan kualitas pembelajarannya,” jelas Najib.Tahun ini, Kemdiktisaintek menargetkan program PP-PTS dapat menjangkau hingga 335 PTS di seluruh Indonesia. PTS yang berminat diwajibkan mengajukan proposal yang relevan dengan kebutuhan, kapasitas, dan rencana pengembangan institusinya.Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV, Lukman, turut hadir dalam peluncuran dan menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam memastikan implementasi program berjalan efektif dan tepat sasaran.Bagi PTS yang ingin mengakses bantuan PP-PTS 2025, pengajuan proposal dapat dilakukan melalui laman resmi: https://pppts.kemdiktisaintek.go.id/. Batas akhir pengajuan ditetapkan pada 20 Juni 2025.Kemdiktisaintek mengajak seluruh calon penerima manfaat untuk menggunakan kesempatan ini dengan tanggung jawab penuh dan orientasi pada hasil nyata yang mendukung transformasi institusi secara menyeluruh.“Mari kita jadikan program ini sebagai momentum untuk menciptakan pendidikan tinggi yang lebih adil, merata, dan berkualitas,” tutup Dirjen Khairul Munadi. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi