Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjalin kerja sama strategis dengan Tanoto Foundation dalam mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia melalui Program Beasiswa Kepemimpinan Teladan.Program ini dirancang untuk tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pelatihan soft skills, khususnya dalam bidang kepemimpinan.Langkah ini sejalan dengan misi Kemdiktisaintek melalui program “Diktisaintek Berdampak”, yakni menciptakan lulusan perguruan tinggi yang siap kerja, terlatih, berkontribusi kepada masyarakat, dan memahami karakteristik serta kondisi lingkungan sekitarnya.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto menyambut positif inisiatif Tanoto Foundation. “Kita sangat apresiasi inisiasi Tanoto Foundation, dan kita sangat ingin mengajak sebanyak-banyaknya pihak untuk bisa memberikan beasiswa,” ujarnya dalam pertemuan kerja sama tersebut.Lebih lanjut, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi menekankan pentingnya perluasan kemitraan perguruan tinggi, terutama di wilayah timur Indonesia.“Jika ada perluasan ke perguruan tinggi di daerah timur, saya kira akan sangat membantu, sehingga akses kepemimpinan juga terbuka luas bagi teman-teman di sana,” ucapnya.Dalam kesempatan yang sama, Direktur Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman mengungkapkan rencana integrasi program beasiswa dengan inisiatif riset nasional, seperti Tanoto Student Research Award. “Kalau bisa kita sinergikan ke arah sana, resonansinya jadi besar dan dampaknya nyata,” katanya.Kerja sama ini juga mencerminkan keselarasan visi antara Kemdiktisaintek dan Tanoto Foundation. Country Head Tanoto Foundation Indonesia, Inge Kusuma, menekankan bahwa pihaknya berkomitmen pada empat prinsip utama: dampak nyata, keberlanjutan, berbasis data dan bukti, serta kolaborasi multipihak.“Dampak menjadi tujuan utama, bukan hanya memberi dukungan finansial. Kami juga percaya bahwa keberlanjutan, evidensi, dan kolaborasi adalah kunci agar program ini benar-benar bermanfaat bagi sistem pendidikan secara keseluruhan,” ujar Inge.Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah jajaran pimpinan Tanoto Foundation, antara lain Eddy Henry (Head of Policy and Advocacy), Michael Susanto (Head of Leadership Development and Scholarship), Antony Lee (Head of External and Government Relations), Yosea Kurnianto (Deputy Head of Leadership Development and Scholarship), dan Ryan Febrianto (Government Relations Lead).Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju ekosistem pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang inklusif, unggul, serta berdampak luas bagi kemajuan bangsa. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi