Bandung (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjalin kerja sama strategis dengan PT Len Industri (Persero) untuk memperkuat ekosistem riset dan pengembangan di bidang semikonduktor, elektronika, serta rantai pasok industri terkait di Indonesia.Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, dan Direktur Utama PT Len Industri, Joga Dharma Setiawan.Prosesi ini disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, di Kantor PT Len Industri (Persero), Kamis.Menteri Brian dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus dan industri untuk menghasilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi pembangunan teknologi nasional.Ia menilai dunia pendidikan tinggi harus berjalan selaras dengan kebutuhan industri agar hasil riset dapat diimplementasikan secara nyata.“Kami aktif membangun jembatan kerja sama seperti ini agar riset yang dilakukan di kampus-kampus di seluruh Indonesia berdampak langsung pada kebutuhan industri dan masyarakat luas,” ujar Brian.Lebih lanjut, Brian menyebutkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama cita keempat dan kelima, yaitu membangun pertahanan ekonomi berbasis keunggulan nasional, serta mempercepat hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri.Sebagai bentuk komitmen konkret, Kemdiktisaintek telah mengalokasikan anggaran khusus, termasuk penyediaan beasiswa di bidang semikonduktor melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).Dirjen Fauzan menyebutkan, program ini akan menargetkan sedikitnya 300 penerima beasiswa tahap awal, dan ke depan akan diperluas ke bidang teknologi strategis lainnya.Sementara itu, Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Joga Dharma Setiawan menyambut positif kerja sama ini dan menyatakan kesiapan perusahaan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan perguruan tinggi dan kementerian.“Kami siap memastikan ekosistem riset dan industri semikonduktor di Indonesia berkembang secara berkelanjutan dan mandiri,” ungkap Joga.PT Len Industri yang bertransformasi dari Lembaga Elektroteknika Nasional (LEN) sejak 1965, kini menjadi Holding Industri Pertahanan Indonesia.Perusahaan ini mengembangkan delapan program unggulan teknologi dalam kerangka Asta Cita Len, meliputi Artificial Intelligence, Semikonduktor, Sistem Komunikasi Taktis, Radar dan Perang Elektronika, Teknologi Satelit dan Penginderaan Jauh, Teknologi Sensor dan Optoelektronik, serta Otomasi dan Sistem Nirawak.Kerja sama ini dipandang sebagai langkah awal untuk memperkuat kedaulatan teknologi nasional dan menjadikan Indonesia sebagai pemain penting dalam industri semikonduktor dan elektronik global. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi