Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pembangunan Dua SMP Baru: Langkah Pemkot Bogor Mewujudkan Bogor Cerdas

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 31 Mei 2025 12:24 WIB
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyapa para siswa saat meninjau pembangunan sekolah baru di SMPN 22, Jalan Bantar Kemang, Kecamatan Bogor Timur, Rabu (28/5/2025). (Dok/Diskominfo Bogor)
Bogor (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Melalui program “Bogor Cerdas”, dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru dibangun dan telah rampung pengerjaannya.Kedua sekolah tersebut adalah SMP Negeri 22 yang berlokasi di Jalan Bantar Kemang, Kecamatan Bogor Timur, dan SMP Negeri 23 di Jalan Guru Muchtar, Kecamatan Bogor Utara.Peninjauan langsung terhadap kondisi sekolah baru itu dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, pada Rabu.Dalam kesempatan tersebut, Dedie juga menyambangi dua proyek pembangunan Sekolah Dasar (SD), yaitu SD Duta Pakuan di samping SMPN 22, serta SD Cimahpar 3 yang terletak di dekat SMPN 23.Wali Kota Dedie menyatakan bahwa pembangunan sekolah baru merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerataan akses pendidikan dan mendukung lahirnya generasi unggul.“Dengan adanya sekolah baru dan gedung baru ini, ada semangat baru, ada harapan baru, dan akan melahirkan generasi emas di 2024 mendatang,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Dedie mengingatkan para tenaga pendidik untuk memberikan bimbingan maksimal agar siswa dapat menyerap pelajaran dengan baik.Meski fasilitas fisik telah tersedia, Dedie mengungkapkan bahwa masih ada tantangan besar dalam hal ketersediaan guru. Saat ini, SMPN 22 yang dirancang untuk delapan rombongan belajar (rombel) baru memiliki tujuh guru. Sementara itu, SMPN 23 dan SD Cimahpar 3 tercatat hanya memiliki sebelas guru.“Untuk SMPN 22 dari kapasitas delapan rombel, kita baru punya tujuh guru. Untuk SMPN 23 dan SD Cimahpar 3, total ada sebelas guru,” katanya.Ia menjelaskan bahwa Pemkot Bogor terus mencari alternatif solusi untuk memenuhi kebutuhan guru, baik di sekolah baru maupun sekolah yang sudah berjalan. Hal ini penting agar setiap rombel bisa diampu oleh guru yang kompeten dan proses belajar mengajar berjalan optimal.Sebagai solusi jangka pendek terhadap minimnya jumlah guru, Pemkot akan menerapkan model pembelajaran berbasis teknologi. Salah satunya adalah penggunaan sistem audio visual berbasis siaran atau broadcast, yang memungkinkan satu guru mengajar di beberapa kelas secara bersamaan. Program ini akan diterapkan di SMPN 22 sebagai pilot project.“Alatnya dalam waktu tidak terlalu lama akan saya kirim dan pasang. Ini akan jadi model baru pembelajaran di Kota Bogor,” ujar Dedie.Menurutnya, kekurangan guru harus diimbangi dengan inovasi teknologi pendidikan. Jika tidak, pembangunan fisik sekolah saja tidak akan cukup menopang kelangsungan proses pembelajaran.“Insyaallah ke depan, kita jadikan Kota Bogor sebagai kota yang menerapkan sistem teknologi pembelajaran jarak jauh, baik untuk SD maupun SMP,” tegasnya.Data menunjukkan bahwa setiap bulan terdapat sekitar 20 guru yang pensiun di Kota Bogor, atau sekitar 240 orang per tahun. Saat ini, kebutuhan guru di Kota Bogor mencapai antara 800 hingga 1.000 orang. Namun, kebijakan rekrutmen CPNS yang masih menerapkan sistem zero growth menyebabkan jumlah pegawai baru yang diterima hanya setara dengan jumlah yang pensiun.Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Dedie Rachim optimistis bahwa dengan kombinasi pembangunan infrastruktur dan adopsi teknologi, kualitas pendidikan di Kota Bogor akan terus meningkat. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Pendidikan

Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan

Pendidikan

Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga

Pendidikan

Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar

Pendidikan

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara

Pendidikan

Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur