Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Mendiktisaintek: Mewujudkan Masa Depan Teknologi Islam lewat Bonus Demografi

GY Simanjuntak MSi - Kamis, 22 Mei 2025 10:26 WIB
Para Menteri dan delegasi dari negara-negara anggota OIC-15 berfoto bersama dalam sesi utama 2nd Ministerial Meeting of the OIC-15 Dialogue Platform di Tehran, Iran, Senin (19/05/2025). (Dok/Diktisaintek)
Tehran (buseronline.com) - Bonus demografi yang tengah dialami Indonesia dinilai sebagai aset strategis dalam membentuk masa depan teknologi dunia Islam.Hal ini ditegaskan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Brian Yuliarto, dalam forum 2nd Ministerial Meeting of the Organization of Islamic Cooperation (OIC)-15 Dialogue Platform yang digelar di Tehran, Iran, Senin.Dalam forum tingkat menteri tersebut, Brian menekankan pentingnya semangat kebangkitan peradaban Islam melalui inovasi teknologi dan pengembangan ilmu pengetahuan.Ia menyatakan bahwa negara-negara Islam memiliki peluang besar untuk kembali menjadi pusat kemajuan global, sebagaimana pernah terjadi dalam sejarah.“Kini, kita memiliki kesempatan sekaligus tanggung jawab untuk meneruskan warisan kemajuan peradaban Islam. Mari kita bangun dunia Muslim yang tangguh, inovatif, dan saling terhubung, serta kembali memimpin di bidang sains, teknologi, dan pembangunan masyarakat,” ujar Brian.Menurut Brian, bonus demografi Indonesia—di mana proporsi penduduk usia produktif mendominasi—menjadi peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Namun, peluang ini harus dikelola dengan baik agar tidak sekadar menjadi potensi di atas kertas.“Bonus demografi hanyalah peluang jika tidak dikonversi menjadi talenta berdaya saing global. Melalui kolaborasi OIC-15, kami yakin generasi muda Muslim dapat menjadi motor inovasi teknologi dunia,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), harus dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan nyata masyarakat, seperti ketahanan pangan, layanan kesehatan, energi hijau, dan industri hilir sumber daya alam.Brian juga menyoroti pentingnya regulasi dan pendidikan yang adaptif di tengah perkembangan AI. Ia mengingatkan bahwa integrasi AI di lingkungan kampus maupun industri perlu diiringi dengan kesadaran etis dan nilai-nilai keislaman.“Kami melihat mahasiswa dan akademisi mulai mengandalkan AI dalam aktivitas sehari-hari. Ini memunculkan pertanyaan penting: apakah AI akan memperkuat daya pikir manusia atau justru membuat kita bergantung dan kehilangan kreativitas?” kata Brian.Pemerintah Indonesia saat ini tengah menyusun kurikulum AI di perguruan tinggi, mendorong riset bersama industri, serta menyiapkan regulasi perlindungan data berbasis etika dan nilai-nilai Islam.Forum OIC-15, yang mencakup 1,8 miliar Muslim di empat benua, dipandang sebagai platform strategis untuk memperkuat kolaborasi teknologi antarnegara Islam.Brian menilai, kerja sama multilateral ini akan sangat menentukan dalam membentuk tata dunia digital yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.“Kita memiliki populasi muda yang besar, warisan keilmuan yang kaya, dan posisi geografis yang strategis. Ini adalah kekuatan yang harus kita sinergikan,” ujarnya.Ia menyerukan agar negara-negara OIC membangun kebijakan bersama di bidang sains dan teknologi yang dapat memajukan umat secara global.Pertemuan OIC-15 kali ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara Islam untuk menghadapi tantangan global dengan semangat inovasi dan solidaritas.Menteri Brian mengakhiri pidatonya dengan ajakan untuk bangkit bersama membentuk masa depan dunia Islam yang berdaya, cerdas, dan berkeadilan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Pendidikan

Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan

Pendidikan

Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga

Pendidikan

Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar

Pendidikan

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara

Pendidikan

Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur