Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pendidikan Tinggi: Kerja Sama Strategis Indonesia-Mongolia Semakin Erat

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 10 Mei 2025 10:23 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia, Brian Yuliarto, bersama Duta Besar Mongolia untuk Indonesia, Enkhtaivan Dashnyam, dalam pertemuan di Jakarta, Kamis (8/5/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia dan Mongolia sepakat untuk memperkuat sinergi strategis di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi. Hal ini ditandai dengan kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Mongolia untuk Indonesia, Enkhtaivan Dashnyam, kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Indonesia, Brian Yuliarto, pada Kamis di Jakarta.Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong kolaborasi konkret antara kedua negara, terutama dalam hal pendidikan tinggi, pertukaran pelajar, riset bersama, dan peluang beasiswa.Dalam kesempatan tersebut, Menteri Brian Yuliarto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama pendidikan lintas negara, termasuk dengan Mongolia.“Kami ingin mendorong kolaborasi lebih erat antara universitas di Indonesia dan Mongolia melalui penelitian bersama, program mobilitas, serta pertukaran dosen dan profesor. Kami juga siap mengirimkan profesor dari Indonesia untuk mengajar di Mongolia sebagai bagian dari diplomasi pendidikan,” ujar Menteri Brian.Sebagai wujud nyata dari kerja sama ini, pemerintah Indonesia menawarkan beasiswa program doktoral (PhD) kepada pengajar Mongolia. Tawaran ini merupakan bagian dari upaya memperluas jaringan pendidikan tinggi di kawasan Asia dan meningkatkan kontribusi dalam riset internasional.“Kami percaya bahwa melalui pendidikan tinggi, kita bisa membangun masa depan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Kami ingin menjadikan pendidikan sebagai jembatan yang menghubungkan dua budaya besar antara Indonesia dan Mongolia,” tambah Menteri Brian.Dalam pertemuan ini, turut dibahas lima prioritas pembangunan nasional Indonesia yang menjadi dasar pengembangan riset dan inovasi, yaitu ketahanan pangan, energi berkelanjutan, ketersediaan air bersih, hilirisasi industri, dan digitalisasi.Duta Besar Mongolia, Enkhtaivan Dashnyam, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Indonesia dalam membuka jalur kerja sama yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah salah satu fokus utama kerja sama luar negeri Mongolia, dan Indonesia merupakan mitra yang sangat potensial.“Kami melihat potensi besar dalam kerja sama ini. Indonesia adalah mitra penting bagi Mongolia, khususnya dalam bidang pendidikan dan teknologi. Kami mendukung penuh inisiatif pertukaran pelajar, dosen, serta pemanfaatan program beasiswa seperti KNB,” ujar Dubes Enkhtaivan.Sebagai bagian dari kerja sama internasional, Pemerintah Indonesia kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa Mongolia untuk mengikuti Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB), yang memberikan kesempatan studi penuh waktu jenjang magister dan doktoral di berbagai universitas Indonesia.Sejak hubungan diplomatik Indonesia-Mongolia dibuka pada tahun 1956, kerja sama kedua negara telah berkembang dalam berbagai sektor. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berharap sektor pendidikan menjadi motor penggerak kolaborasi generasi baru yang saling menginspirasi dan membawa manfaat konkret bagi masyarakat kedua negara. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Pendidikan

Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan

Pendidikan

Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga

Pendidikan

Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar

Pendidikan

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara

Pendidikan

Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur