Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Mendiktisaintek: Dosen sebagai Penggerak Utama Kemajuan Negara

GY Simanjuntak MSi - Minggu, 04 Mei 2025 10:31 WIB
Para peserta Munas I ADAKSI berfoto bersama usai pembukaan acara di Graha Diktisaintek, Jakarta, Jumat (2/5/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof Brian Yuliarto, menegaskan bahwa dosen memiliki peran sentral dalam memajukan bangsa. Hal ini disampaikan saat memberikan kuliah umum dalam Musyawarah Nasional (Munas) pertama Aliansi Dosen Aparatur Sipil Negara Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) di Graha Diktisaintek, Jakarta, Jumat.Dalam acara yang menjadi ajang konsolidasi dosen ASN di lingkungan Kemdiktisaintek ini, Menteri Brian menekankan pentingnya peran strategis dosen dalam membentuk sumber daya manusia unggul serta membina calon-calon pemimpin bangsa melalui pendidikan tinggi.“Kampus harus menjadi tempat lahirnya riset-riset baru dan semangat baru. Terdapat 10 juta mahasiswa. Mereka yang kelak menentukan maju-mundurnya Indonesia. Pesan saya, binalah adik-adik mahasiswa,” ujar Brian di hadapan peserta Munas.Ia menambahkan, untuk mendorong Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap), dibutuhkan penguatan budaya riset dan pola pikir ilmiah. Dosen, kata Brian, harus menjadi agen perubahan yang membawa budaya ilmiah ke dalam kehidupan kampus dan masyarakat luas.Menteri Brian juga memaparkan konsep University 4.0 yang mengedepankan kolaborasi melalui pendekatan quadruple helix, yaitu sinergi antara akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat.“Ini yang kami usahakan di Kemdiktisaintek: pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang berdampak,” jelasnya.Dalam kesempatan tersebut, Menteri Brian menyampaikan apresiasi terhadap masukan dari ADAKSI dan menyatakan komitmennya dalam mewujudkan kesejahteraan yang adil bagi dosen dan tenaga pendidik. Ia menyebut salah satu isu yang tengah diformulasikan adalah penyederhanaan proses Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi dosen ASN.“Tugas kami adalah untuk melayani, dan dosen merupakan stakeholder utama kami dalam bidang pendidikan tinggi,” tegasnya.Sejalan dengan pernyataan Menteri, Ketua Dewan Penasihat ADAKSI, Prof Fasli Jalal, turut mendorong para dosen untuk merefleksikan peran mereka sebagai pembelajar sepanjang hayat dan sebagai pilar penting dalam kemajuan bangsa.“Mari jadikan Munas ini sebagai refleksi mengenai apa yang telah kita jalani dan perjuangkan,” ujar Fasli.Munas ADAKSI menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas dosen ASN di lingkungan Kemdiktisaintek dan merumuskan kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan tinggi nasional. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Pendidikan

Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan

Pendidikan

Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga

Pendidikan

Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar

Pendidikan

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara

Pendidikan

Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur