Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

MQK Nasional dan Asia Tenggara: Sulawesi Selatan Jadi Tuan Rumah

GY Simanjuntak MSi - Jumat, 02 Mei 2025 10:23 WIB
Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Basnang Said, menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Persiapan MQK Nasional dan Asia Tenggara di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (29/4/2025). (Dok/Kemenag)
Makassar (buseronline.com) - Provinsi Sulawesi Selatan bersiap menjadi tuan rumah Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat Nasional dan Asia Tenggara tahun 2025. Ini merupakan kali pertama lomba baca kitab kuning tersebut digelar di kawasan timur Indonesia, dan menjadi ajang perdana dengan cakupan peserta dari negara-negara Asia Tenggara.Rencana penyelenggaraan MQK dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Makassar pada Selasa. Rapat ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari Kementerian Agama RI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan lembaga pendidikan pesantren.Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Arafata, menyampaikan komitmen penuh Pemprov Sulsel dalam menyukseskan ajang keagamaan tersebut. “Ini merupakan kebanggaan bagi kami. Sesuai arahan Gubernur, Pemprov Sulsel siap bersinergi untuk menyukseskan perhelatan MQK Nasional dan Asia Tenggara,” ujarnya.Sementara itu, Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Basnang Said, menjelaskan bahwa MQK bukan sekadar ajang kompetisi membaca kitab kuning, tetapi juga menjadi momentum untuk mengangkat kembali peran pesantren sebagai lembaga pendidikan otentik Indonesia.“Pesantren sudah ada sejak abad ke-14, jauh sebelum masa penjajahan. Ini adalah lembaga pendidikan asli Indonesia,” tegas Basnang.Ia juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan MQK di Sulawesi Selatan merupakan bagian dari komitmen pemerataan kegiatan nasional berbasis agama, yang sebelumnya lebih sering tersentral di wilayah barat Indonesia. “Dengan MQK digelar di timur, ini adalah wujud nyata visi pemerataan dalam Asta Cita,” tambahnya.Dalam kesempatan itu, Basnang juga mendorong kolaborasi antara Kementerian Agama dan Dinas Kebudayaan untuk menghadirkan nuansa lokal Sulawesi Selatan dalam penyelenggaraan MQK. “Kita ingin ada warna Sulsel yang kuat. Ini bukan hanya kegiatan kementerian, tapi kerja bersama semua elemen,” ujarnya.Kegiatan MQK tahun ini juga mengusung konsep digital. Pada tahap penyisihan, lomba akan digelar secara daring melalui sistem Computer Based Test (CBT), yang diharapkan mampu memperluas jangkauan peserta dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan.Kabupaten Wajo ditunjuk sebagai lokasi utama kegiatan, dan diharapkan mampu merasakan dampak ekonomi dari kegiatan berskala nasional dan regional ini. “Kalau perlu, semua 24 kabupaten/kota di Sulsel kita libatkan,” kata Basnang.Dengan semangat kolaboratif dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Sulawesi Selatan optimistis dapat menyelenggarakan MQK Nasional dan Asia Tenggara secara sukses, sekaligus memperkuat posisi pesantren dalam membangun karakter dan budaya bangsa. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Kementan Dorong Hilirisasi Riset, Pakan Probiotik IPB Tingkatkan Produktivitas Ayam

Pendidikan

Kemenkes Mulai Imunisasi MR untuk Tenaga Kesehatan di Seluruh Indonesia

Pendidikan

Kementan Perkuat Perbenihan Bawang Putih, DPR Dorong Kemandirian Produksi

Pendidikan

Kemendikdasmen Sosialisasikan Kebijakan Dana BOSP 2026 Lewat Webinar Nasional

Pendidikan

RS Adam Malik Jalani Visitasi WSO untuk Raih Sertifikasi Layanan Stroke Internasional

Pendidikan

Kementan Tetapkan HAP Kedelai Rp11.500/kg, Harga Tahu-Tempe Dipastikan Stabil