Bekasi (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut positif kehadiran Fuji Academy Deltamas, sebuah lembaga pelatihan kerja yang fokus mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan siap kerja, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang. Lembaga ini secara resmi menggelar soft opening pada Kamis, bertempat di SMK Ananda Mitra Industri Deltamas.Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, hadir langsung dan menyampaikan apresiasinya atas berdirinya Fuji Academy.Ia menyebut, kehadiran akademi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan vokasi dan pelatihan kerja yang adaptif terhadap kebutuhan pasar global.“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya menyampaikan apresiasi dan selamat atas soft opening Fuji Academy Deltamas. Akademi ini menjadi jembatan penting dalam menghubungkan dunia pendidikan dan industri, khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing,” ujar Asep dalam sambutannya.Asep menegaskan bahwa sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, Kabupaten Bekasi membutuhkan SDM yang tidak hanya menguasai teori, namun juga memiliki keterampilan teknis dan etos kerja tinggi.“Bekasi membutuhkan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan semangat kerja tinggi. Kolaborasi seperti ini sangat kami dukung karena sejalan dengan visi kami dalam mencetak SDM berkualitas,” tambahnya.Sementara itu, Kepala Sekolah Fuji Academy Deltamas, Dede Ariana, menyampaikan bahwa akademi ini akan fokus pada pelatihan bahasa Jepang dan keterampilan kerja teknis yang dibutuhkan untuk penempatan tenaga kerja ke Jepang.“Fuji Academy Deltamas mendidik siswa untuk menguasai bahasa Jepang dan keterampilan kerja yang sesuai kebutuhan industri di Jepang. Kami juga memfasilitasi proses penempatan kerja langsung ke sana,” jelas Dede.Pada tahap awal, Fuji Academy menerima 90 siswa yang akan mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Program pelatihan terdiri dari dua jalur utama, yakni program visa magang (masa persiapan 4–5 bulan) dan program visa SSW (Specified Skilled Worker) dengan masa pelatihan 6–8 bulan.“Visa SSW adalah jalur kerja profesional yang membutuhkan keterampilan spesifik dan sertifikasi resmi. Ini bukan sekadar program magang, melainkan jalur karier jangka panjang,” tambah Dede.Akademi ini menargetkan kapasitas hingga 300 siswa per tahun dengan fasilitas lengkap, seperti ruang kelas ber-AC, asrama, dan layanan makan harian guna mendukung kenyamanan dan efektivitas belajar.Dengan beroperasinya Fuji Academy Deltamas, Pemerintah Kabupaten Bekasi optimistis langkah ini akan mempercepat tercapainya visi daerah dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia industri ini diharapkan menjadi model pengembangan SDM berkelanjutan, sekaligus menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai pusat pelatihan kerja unggulan yang siap menjawab tantangan global. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi