Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kemendikdasmen Tegaskan Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Kesadaran Lingkungan

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 04 Maret 2025 06:28 WIB
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq saat menjadi pembicara dalam Solopos Youth Forum 2025 bertema Young People & Sustainability di Terminal Tirtonadi Convention Hall, Surakarta, Kamis (27/2/2025). (Dok/Kemendikdasmen)
Surakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam membangun kesadaran lingkungan pada generasi muda.Dalam acara Solopos Youth Forum 2025 bertema Young People & Sustainability, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menyatakan bahwa pemerintah terus mendorong penguatan pendidikan karakter demi masa depan bangsa."Kami di kementerian sudah lama mendorong program penguatan pendidikan karakter, termasuk menanamkan kecerdasan sosial dan emosional. Anak-anak harus memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar dan memahami dampak gaya hidup mereka terhadap masa depan bumi," ujar Wamen Fajar di Terminal Tirtonadi Convention Hall, Surakarta, Kamis.Pendidikan karakter semakin ditekankan dengan pendekatan green skills, yakni keterampilan dan kebiasaan hidup ramah lingkungan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Inisiatif ini diperkuat melalui program sekolah Adiwiyata serta berbagai penghargaan bagi sekolah yang menerapkan praktik ramah lingkungan."Kami ingin menanamkan budaya berpikir dan bertindak yang peduli lingkungan. Oleh karena itu, kami menerapkan pendekatan deep learning, di mana siswa tidak hanya menerima informasi tetapi benar-benar memahami dan menerapkan konsep keberlanjutan dalam kehidupan mereka," tambahnya.Wamen Fajar memaparkan beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan anak muda untuk berkontribusi terhadap keberlanjutan, antara lain:1. Mengurangi penggunaan plastik dengan membawa tas belanja sendiri.2. Menghemat energi dengan menggunakan listrik seperlunya.3. Menanam dan merawat pohon untuk menjaga keseimbangan ekosistem.4. Menerapkan gaya hidup minim sampah dengan memilah dan mendaur ulang limbah."Perubahan dimulai dari diri sendiri. Anak-anak muda tidak perlu menunggu 20-30 tahun untuk peduli terhadap lingkungan. Apa yang kita lakukan hari ini menentukan masa depan kita," tegasnya.Sebagai bagian dari strategi penguatan pendidikan karakter, pemerintah juga mendorong guru untuk menjadi contoh nyata dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan."Jika kita ingin anak-anak memiliki kesadaran lingkungan, maka guru dan orang tua harus menjadi contoh pertama bagi mereka," kata Wamen Fajar.Sementara itu, CEO Solopos Media Grup Arif Budi Susilo menekankan bahwa forum ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, berbagi inspirasi, serta merancang solusi inovatif guna mengatasi berbagai krisis seperti energi, pangan, dan lingkungan."Negara ini membutuhkan energi dan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Jika kita bisa memastikan kedua aspek ini tetap berjalan dengan baik, kita akan memiliki masa depan yang lebih stabil dan sejahtera," ujarnya.Acara ini dihadiri para siswa, guru, dan masyarakat umum. Salah satu peserta dari SMA N 1 Cawas, Sefy Ayu Kinasih, turut menyoroti pentingnya pendidikan karakter dalam sistem pendidikan Indonesia."Meski suatu negara memiliki penduduk yang berpengetahuan sangat baik, namun negara tersebut bisa menjadi hancur jika tidak tertanam karakter yang baik pada penduduknya," ujarnya.Menutup diskusi, Wamen Fajar menyampaikan bahwa masa depan adalah tanggung jawab bersama. Pendidikan karakter bukan hanya tugas individu tetapi harus menjadi budaya kolektif di sekolah dan masyarakat."Pendidikan karakter dapat menjadi gerakan besar yang melibatkan semua pihak. Dengan kesadaran dan aksi nyata, kita bisa menciptakan generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan," pungkasnya. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Wakil Kepala BGN Tinjau Pelaksanaan Program MBG di SMAN 28 Jakarta

Pendidikan

Presiden Prabowo Bahas Antisipasi Krisis Ekonomi Bersama Tokoh Ekonomi Nasional

Pendidikan

Taput Jadi Percontohan Nasional Digitalisasi Bansos, 510 Agen Ikuti Bimtek dan ToT

Pendidikan

Wakil Bupati Taput Buka Rapat Pemaparan Rencana Aksi OPD 2026-2029

Pendidikan

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Logistik dan Target Zero ODOL 2027 di Munas Aptrindo

Pendidikan

Rakernis Densus 88 Bahas Ancaman Terorisme Digital, Tekankan Pencegahan dan Literasi Masyarakat