Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi swasta.
Dilansir dari laman Jatengprov, langkah ini dilakukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi tanpa terkendala biaya.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat menerima audiensi pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Semarang di ruang kerjanya, pada 6 November 2026.
Dalam pertemuan itu, Taj Yasin mengapresiasi langkah Stikom Semarang yang turut memberikan kesempatan kepada masyarakat
Jawa Tengah, khususnya kalangan kurang mampu, untuk memperoleh pendidikan tinggi melalui program
beasiswa.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi salah satu strategi penting dalam memperluas jangkauan program bantuan pendidikan.
Ia menjelaskan,
Pemprov Jateng selama ini juga terus mengembangkan program
beasiswa bagi berbagai kalangan, termasuk para santri. Bantuan pendidikan tersebut telah disalurkan kepada santri dan mahasiswa asal
Jawa Tengah yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, bahkan hingga luar negeri.
"Kami juga akan mencoba menyosialisasikan peluang beasiswa Stikom ini kepada para santri. Kami membentuk LFSP (Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren) yang terdiri atas dosen, pengasuh pesantren, dan tokoh masyarakat, untuk memfasilitasi pemberian beasiswa kepada para santri," ujar Gus Yasin.
Sementara itu, Ketua Stikom Semarang, Hedy Rahmat, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus tindak lanjut kerja sama dengan
Pemprov Jateng dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Ia menegaskan, Stikom Semarang melalui Yayasan Panca Bakti Semarang berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama dengan menyediakan peluang beasiswa bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.