Mendikdasmen Minta Mahasiswa Aktif Laporkan Penyimpangan Kebijakan Pendidikan

Heri - Minggu, 01 November 2026 11:45 WIB
Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti dalam kegiatan silaturahmi nasional BEM PTMA di UMS, Kamis (29/10/2026).

Surakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti mengajak mahasiswa untuk berperan aktif mengawasi pelaksanaan kebijakan pendidikan di lapangan.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, ia meminta mahasiswa melaporkan setiap dugaan penyimpangan dengan menyertakan data dan bukti pendukung agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Ajakan tersebut disampaikan Abdul Mu'ti dalam kegiatan Silaturahmi Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (BEM PTMA) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada 29 Oktober 2026.

Abdul Mu'ti menegaskan, Kemendikdasmen terbuka terhadap berbagai laporan mahasiswa maupun masyarakat terkait persoalan dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan.

"Silakan rekan-rekan mahasiswa kalau ada penyimpangan-penyimpangan terkait dengan kebijakan-kebijakan, sampaikan, kemudian berikan kami datanya, kami akan tindak lanjuti," ujarnya.

Ia menjelaskan, laporan masyarakat menjadi salah satu sumber informasi penting bagi Kemendikdasmen untuk mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Salah satunya terkait dugaan penyimpangan dalam program revitalisasi satuan pendidikan yang telah ditindaklanjuti melalui investigasi.

Menurutnya, mahasiswa dapat mengambil bagian dalam pengawasan tersebut dengan menyampaikan temuan secara objektif, disertai bukti dan informasi yang jelas.

Abdul Mu'ti juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga penggunaan anggaran negara agar tidak disalahgunakan. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden agar setiap rupiah uang rakyat dikelola secara bertanggung jawab.

"Dan inilah komitmen kami, sesuai dengan arahan Pak Presiden, jangan sampai ada satu rupiah pun uang rakyat yang ditilep," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut mahasiswa memiliki peran penting sebagai kekuatan moral dalam menyuarakan aspirasi masyarakat dan memperjuangkan hak-hak rakyat. Karena itu, gerakan mahasiswa diharapkan tetap mengedepankan pengetahuan, analisis mendalam, serta data yang valid dalam menyampaikan kritik.

Sementara itu, Koordinator Presidium BEM Nasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Indonesia, Yogi Syahputra Alaydrus, menyampaikan bahwa Silaturahmi Nasional BEM PTMA diikuti 166 BEM dari berbagai wilayah Indonesia.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan, memperkuat komunikasi, dan membangun kebersamaan dalam menjalankan peran organisasi kemahasiswaan.

Ketua Forum Silaturahmi Pimpinan Kemahasiswaan (FOSMA) sekaligus Wakil Rektor I UMS, Ihwan Susila, berharap BEM PTMA mampu menjalankan peran strategis sebagai kekuatan intelektual dan moral, agen perubahan, kontrol sosial, serta jembatan aspirasi mahasiswa.

Ia juga mendorong penguatan kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat agar mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Kemendikdasmen Perkuat Empat Pilar Pendidikan, Revitalisasi 59 Ribu Sekolah dan Salurkan 300 Ribu IFP

Pendidikan

Wamendikdasmen Tinjau Pelaksanaan TKA di Bogor, Serap Masukan Guru dan Siswa

Pendidikan

Kemendikdasmen Hadirkan Buku Amerta, Tanamkan Kesadaran Konservasi Air Sejak Dini

Pendidikan

Kemendikdasmen Revitalisasi 55.451 Sekolah dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pendidikan

Kemendikdasmen Buka Ujian Susulan TKA pada 30 Oktober, Siswa Terdampak Gangguan Jaringan Bisa Ikut

Pendidikan

Kemendikdasmen Luncurkan Peta Jalan Pendidikan Multibahasa Asia Tenggara