DKD Toba Gelar Lomba Menulis Aksara Batak, 51 Pelajar SMP Ambil Bagian

Administrator - Sabtu, 31 Oktober 2026 20:23 WIB
Kadis Pariwisata Toba Rikardo Hutajulu saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan Lomba Menulis Aksara Batak di Balige, Sabtu (31/10/2026).

Balige (buseronline.com) - Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Toba menggelar Lomba Menulis Aksara Batak tingkat SMP dan pagelaran budaya di Kompleks Tugu DI Panjaitan, Balige, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya melestarikan warisan budaya leluhur sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Batak Toba di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Ketua panitia pelaksana, Batara Tambunan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah pelestarian seni dan budaya Batak Toba.

Menurutnya, kegiatan ini juga diarahkan untuk membina sanggar seni, grup vokal, serta para pelaku seni, sekaligus mengembangkan minat dan bakat generasi muda.

"Termasuk mengembangkan minat dan bakat kemampuan para pelaku seni dan meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Batak," ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu, yang hadir mewakili Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menilai, kegiatan yang diinisiasi DKD Toba sangat membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan sekaligus melestarikan kebudayaan daerah.

"Ini sangat membantu kami dalam mengembangkan dan melestarikan kebudayaan. Warisan leluhur harus kita lestarikan," kata Rikardo.

Ia menegaskan, aksara Batak merupakan salah satu kekayaan budaya yang memiliki nilai luhur dan harus diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Batak adalah salah satu suku yang mempunyai aksara dan bahasa. Ini harus kita lestarikan. Di tengah kemajuan teknologi ini perlu kita tekankan pada anak-anak agar budaya kita tidak tergerus," tegasnya.

Rikardo juga mengapresiasi pagelaran seni yang turut memeriahkan kegiatan tersebut. Ia berharap DKD Kabupaten Toba terus berperan aktif membantu pemerintah meningkatkan minat dan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya.

Sementara itu, Ketua DKD Kabupaten Toba yang juga Ketua DPRD Toba, Franshendrik Tambunan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari perjuangan menjaga identitas dan warisan leluhur masyarakat Batak.

Ia mengingatkan bahwa aksara Batak bukan sekadar rangkaian simbol atau tulisan, melainkan mengandung nilai pengetahuan dan sejarah yang harus terus dijaga.

"Kita harus menyadari bahwa aksara Batak bukan sekadar simbol, tetapi di dalamnya ada pengetahuan. Jangan sampai kita lebih mengenal budaya lain, namun justru lupa dengan budaya kita sendiri," ujarnya.

Franshendrik mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap budaya Batak.

"Semua kekayaan ini harus kita rawat, kita jaga, kita promosikan hingga ke dunia internasional," katanya sebelum membuka kegiatan secara resmi.

Lomba menulis aksara Batak tersebut diikuti sebanyak 51 pelajar dari 26 SMP yang tersebar di Kabupaten Toba.

Dalam perlombaan itu, peserta diberikan waktu 30 menit untuk menyalin sebuah cerpen berbahasa Batak yang sebelumnya ditulis menggunakan huruf Latin ke dalam aksara Batak.

Batara Tambunan menjelaskan, panitia telah menyiapkan cerpen berbahasa Batak dalam tulisan Latin untuk kemudian ditulis ulang oleh masing-masing peserta menggunakan aksara Batak.

"Jadi kita buat cerpen berbahasa Batak, tetapi kita tulis dengan huruf Latin. Inilah yang kemudian disadur ulang oleh peserta ke dalam aksara Batak dan akan dinilai oleh para juri yang berkompeten," jelasnya kepada awak media. (Galung)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

GAMKI Toba Gelar Got Talent, 27 Peserta Unjuk Bakat Bernyanyi di Balige

Pendidikan

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Seluruh Siswa Kini Gratis

Pendidikan

Pemkab Toba Serahkan 503 Sertifikat Tanah, BPHTB Peserta PTSL Digratiskan

Pendidikan

Pemkab Toba Wacanakan Pelepasan Lahan Eks PTPN IV Sibosur untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pendidikan

265 Sekolah Rakyat Rampung Dibangun, 45 Ribu Anak Dapat Akses Pendidikan

Pendidikan

USU Raih Mandaya Awards 2026 Berkat Pengembangan Agrowisata Taman Seribu Bunga di Karo