Pemko Medan Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa, Maksimal Rp6 Juta per Semester

Heri - Minggu, 25 Oktober 2026 15:40 WIB
Pemko Medan menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada 214 mahasiswa dari keluarga prasejahtera pada Tahun Anggaran 2026 di Hotel Grand Kanaya, Medan, Jumat (23/10/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada 214 mahasiswa dari keluarga prasejahtera pada Tahun Anggaran 2026.

Bantuan dengan nilai maksimal Rp6 juta per mahasiswa setiap semester ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mencegah mahasiswa putus kuliah.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Hotel Grand Kanaya, Medan, pada 23 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dihadiri para mahasiswa penerima bantuan beserta orang tua mereka.

Rico Waas mengatakan, bantuan pendidikan merupakan bentuk pengembalian uang rakyat kepada masyarakat melalui program yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Ini dari masyarakat untuk masyarakat. Dana yang kita kumpulkan dari pajak masyarakat dikembalikan lagi kepada masyarakat," ujar Rico.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan tinggi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Karena itu, Rico meminta para penerima memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan pendidikan serta terus meningkatkan prestasi dan kompetensi diri.

"Pendidikan ini ingin mengubah nasib keluarga. Kalau anaknya berhasil, menyelesaikan kuliah, kemudian bisa bekerja, tentu manfaatnya akan kembali kepada keluarganya," katanya.

Rico juga mengingatkan mahasiswa agar menghargai perjuangan orang tua yang telah bekerja keras untuk membiayai pendidikan mereka, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, kesempatan mengenyam pendidikan tinggi harus dimanfaatkan secara maksimal. Ia berharap mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan kelak dapat berkontribusi bagi pembangunan Kota Medan dan bangsa Indonesia.

"Kalau bicara Medan untuk Semua, Semua untuk Medan, kami berharap adik-adik nanti berhasil, kembalilah dan mengabdilah kepada Kota Medan serta bangsa ini. Gunakan ilmu yang didapat untuk membangun kota dan memajukan bangsa," pesannya.

Melihat manfaat program tersebut, Rico menyatakan akan mendorong penambahan kuota penerima bantuan pada tahun mendatang. Ia meminta perangkat daerah terkait mengkaji peluang peningkatan alokasi agar lebih banyak mahasiswa dapat memperoleh dukungan pendidikan.

"Saya minta supaya bisa ditambahkan lagi, karena memang sangat bermanfaat. Tahun depan kita tambah," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti menjelaskan, sebanyak 214 mahasiswa penerima bantuan berasal dari keluarga kategori Desil 1 hingga Desil 5.

Bantuan disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Medan dengan besaran yang bervariasi, maksimal Rp6 juta per mahasiswa untuk satu semester.

Adapun persyaratan akademik yang ditetapkan yakni indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) dan minimal 3,25 bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS).


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Wali Kota Medan Ajak Santri Kuasai Teknologi untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Pendidikan

Rico Waas Dorong Galeri Mustika Deli Jadi Pusat Promosi Produk UMKM Medan

Pendidikan

MFCF 2026 Meriah, Karya Desainer Lokal Medan Pukau Pengunjung

Pendidikan

Pemko Medan Perkuat Pengendalian Inflasi, Stabilitas Harga Bahan Pokok Jadi Prioritas

Pendidikan

Wali Kota Medan Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Pengangkutan Sampah, Oknum Terbukti Terancam Dipecat

Pendidikan

Rico Waas Sambangi Sekolah Rakyat di Medan, Kisah Nia dan Danu Jadi Inspirasi