Medan (buseronline.com) – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Pj Sekda Sumut) Timur Tumanggor mendorong perguruan tinggi berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan, pengembangan tanaman pangan, penerapan teknologi pertanian, dan penguatan kewirausahaan mahasiswa.
Hal tersebut disampaikan Timur saat menghadiri peluncuran Kampus Mandiri Pangan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan di Jalan Binjai KM 10, pada 21 Oktober 2026.
Timur mengapresiasi program yang digagas Polbangtan Medan tersebut. Ia berharap program ini menjadi percontohan bagi perguruan tinggi lainnya dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan untuk mendukung ketahanan pangan.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu menerapkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kita berharap lingkungan perguruan tinggi menjadi contoh pemanfaatan lahan, pengembangan budidaya tanaman pangan, penerapan teknologi pertanian serta pembentukan jiwa kewirausahaan mahasiswa, sehingga ilmu-ilmu yang didapat dari kampus bisa berdampak pada masyarakat," ujar Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Polbangtan Medan juga menggelar gerakan menanam cabai serentak se-Sumut. Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat dan lingkungan kampus memanfaatkan lahan yang tersedia, termasuk pekarangan rumah, untuk meningkatkan produksi pangan.
Timur menjelaskan, cabai merupakan salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi di Sumut. Fluktuasi harga cabai dapat memengaruhi daya beli masyarakat sehingga peningkatan produksi dan ketersediaan komoditas tersebut perlu menjadi perhatian bersama.
"Cabai komoditas yang memiliki pengaruh besar pada inflasi. Fluktuasi harga cabai dapat berdampak langsung ke daya beli masyarakat. Peningkatan produksi dan ketersediaannya perlu menjadi perhatian kita," katanya.