Garut (buseronline.com) - Dinas Pendidikan Kabupaten Garut terus memperkuat peran Bunda PAUD dalam mendukung pelaksanaan wajib belajar satu tahun pra-sekolah sekaligus meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD.
Dilansir dari laman Jabarprov, upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pembinaan dan manajemen
PAUD bagi Pokja Bunda
PAUD dengan tema "Peran Bunda
PAUD dalam Mendukung Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah dan Peningkatan APK
PAUD".
Kegiatan yang berlangsung di Aula Musadaddiyah, Kecamatan Tarogong Kidul, pada 17 September 2026, diikuti Bunda PAUD desa dan kelurahan dari 27 kecamatan serta para mitra strategis.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Iwan Riswandi mengatakan pendidikan pada usia dini menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan anak menghadapi perkembangan pembelajaran.
Menurutnya, kemampuan anak untuk mengikuti pembelajaran mendalam hingga transformasi digitalisasi pendidikan perlu dipersiapkan sejak jenjang PAUD.
"Kemudian salah satunya adalah mempersiapkan anak-anak lebih dini dalam mengikuti pembelajaran mendalam dan bisa bertransformasi melaksanakan digitalisasi pembelajaran. Ini dimulai tentu saja bukan ujug-ujug, yaitu dimulai sejak dini, terutama di tingkat atau di jenjang
PAUD," ujar Iwan.
Iwan berharap Bunda PAUD di tingkat desa dan kelurahan dapat berperan aktif mengajak masyarakat untuk memastikan anak-anak mengikuti pendidikan pra-sekolah sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
"Untuk Bunda
PAUD, kita berharap peran Bunda
PAUD akan lebih memicu anak-anak di desa, di kecamatan, sebelum mengikuti kegiatan pendidikan besar bisa mengikuti kegiatan di pra-sekolah," katanya.
Selain memperkuat peran Bunda PAUD, Disdik Kabupaten Garut juga tengah menyusun grand design wajib belajar 13 tahun. Rancangan tersebut diharapkan menjadi panduan dalam penanganan dan pemenuhan pendidikan bagi anak usia pra-sekolah.
Sementara itu, Kepala Seksi
PAUD Kabupaten Garut, Awat Setiawati, mengatakan kegiatan pembinaan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan dan praktik baik dalam pengembangan
PAUD.