Wawalkot Medan Tegaskan Sekolah Pascabencana Harus Aman dan Tangguh

Heri - Sabtu, 05 September 2026 17:40 WIB
Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap saat menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI di SDN 060950, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (4/9/2026).

Medan (buseronline.com) - Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memastikan dunia pendidikan tetap berjalan meski berada di tengah situasi kebencanaan.

Hal itu disampaikan Zakiyuddin saat menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI di SDN 060950, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Labuhan, pada 4 September 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Zakiyuddin menekankan bahwa bencana tidak boleh menghentikan proses pendidikan maupun menghambat masa depan generasi muda.

Menurutnya, pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana harus dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan ketahanan terhadap risiko bencana.

"Kami berprinsip bahwa pendidikan harus tetap menjadi perhatian utama, bahkan dalam situasi kebencanaan sekalipun," tegas Zakiyuddin.

Ia mengatakan, rehabilitasi dan pembangunan kembali sarana pendidikan harus disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan.

Tidak hanya memperbaiki bangunan yang rusak, proses pemulihan juga harus memastikan sekolah dapat menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa dan guru.

"Pembangunan kembali infrastruktur pendidikan harus memperhitungkan risiko bencana secara matang. Sekolah harus menjadi tempat belajar yang benar-benar aman dan tangguh bagi siswa maupun guru," ujarnya.

Zakiyuddin berharap kunjungan kerja Komisi X DPR RI dapat memberikan gambaran secara langsung mengenai kondisi fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.

Selain itu, kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap kebutuhan rehabilitasi, rekonstruksi, pembangunan kembali, serta pengadaan sarana dan prasarana pendidikan.

"Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan gambaran langsung mengenai kondisi satuan pendidikan yang terdampak bencana," harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan revitalisasi dan rehabilitasi fasilitas pendidikan pascabencana yang terjadi di Sumut.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah sekolah yang membutuhkan perhatian, termasuk SDN 060950 Medan. "Banyak sekali sekolah yang terdampak, salah satunya di SD 060950 Medan ini. Tadi kami sudah melihat salah satu ruangan yang direvitalisasi, dan sampai dengan hari ini ternyata masih banjir," kata Lalu Hadrian.

Ia berharap persoalan banjir di lingkungan sekolah tersebut dapat menjadi perhatian bersama agar tidak kembali mengganggu kegiatan belajar mengajar ketika hujan turun.

"Bisa menjadi diskusi juga agar ke depan jangan sampai setiap hujan sekolah ini banjir dan mengganggu aktivitas belajar mengajar," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Komisi X DPR RI juga berdialog dengan kepala sekolah dan jajaran guru untuk mengetahui secara langsung kebutuhan yang dihadapi pihak sekolah.

Masukan tersebut disampaikan kepada Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Wali Kota Medan Minta TPID Jangan Tunggu Harga Naik Baru Bertindak

Pendidikan

Wali Kota Medan Minta Aspirasi Reses Segera Direalisasikan

Pendidikan

Pascabencana, Pemko Medan Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi Digital

Pendidikan

Wali Kota Medan Jatuhkan Hukuman Disiplin Berat kepada Camat Medan Timur dan Lurah Aur

Pendidikan

Kota Medan Mendung, BBMKG: Bukan Dampak Erupsi Sinabung

Pendidikan

Harga Ayam Tembus Rp50 Ribu per Kg, TPID Sumut Perketat Pengawasan Pasokan