Pemprov Jateng Gandeng Enam UIN, Dorong Program Berbasis Kesejahteraan Masyarakat

Heri - Kamis, 03 September 2026 13:55 WIB
Pertemuan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (2/9/2026).

Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memperkuat kolaborasi dengan enam Universitas Islam Negeri (UIN) di Jawa Tengah untuk mendukung berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dilansir dari laman Jatengprov, hal itu disampaikan dalam pertemuan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jateng, pada 2 September 2026.

Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut kerja sama antara Pemprov Jateng dan enam UIN, termasuk realisasi berbagai program yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Sejumlah program yang menjadi perhatian meliputi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di wilayah dengan kemiskinan ekstrem, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan ekonomi dan UMKM, sertifikasi halal, pendidikan vokasi, hingga pengolahan sampah.

Ketua Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah, Zaenal Mustakim mengatakan perguruan tinggi siap mendukung program-program yang dijalankan Pemprov Jateng. Pihaknya juga berharap UIN dapat dilibatkan dalam berbagai program pembangunan di Jawa Tengah.

"Kami siap support program Gubernur, dan kami ingin program apa pun di Pemprov juga melibatkan Universitas Islam Negeri di Jateng," kata Zaenal seusai pertemuan.

Zaenal yang juga Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menjelaskan, kerja sama melalui memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov Jateng dan enam UIN sebenarnya telah dilakukan sejak lama.

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperjelas tindak lanjut kerja sama dengan dinas-dinas terkait sehingga tidak berhenti pada kesepakatan, tetapi diwujudkan melalui program nyata.

"Kami bidang kajiannya kan keislaman, jadi literasi keagamaan menjadi salah satu fokus utama. Kita juga punya program pemberdayaan masyarakat untuk ekonomi dan UMKM, juga soal sertifikasi halal," ujarnya.

Untuk sertifikasi halal, lanjut Zaenal, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Program tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian Jawa Tengah, termasuk pengembangan wisata ramah muslim.

Dalam pertemuan itu, masing-masing perwakilan UIN juga memaparkan sejumlah program unggulan yang berpotensi dikolaborasikan dengan Pemprov Jateng maupun pemerintah kabupaten/kota.

UIN Raden Mas Sahid Surakarta, misalnya, mendorong pengembangan pendidikan profesi dan vokasi. Program vokasi tersebut nantinya diarahkan pada penguatan komunitas digital dan media.

Sementara UIN Salatiga menawarkan program pengolahan sampah yang sebelumnya telah dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota Salatiga. Program tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pengelolaan sampah di Kota Salatiga sekaligus dikembangkan dengan dukungan Pemprov Jateng.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh program potensial tersebut segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Marquinhos Jadi Pahlawan, PSG Selamat dari Kekalahan Dramatis Kontra Lille

Pendidikan

Pemprov Jateng Perluas Akses Pendidikan, Ribuan Siswa Kurang Mampu Terbantu

Pendidikan

Pemprov Jateng Salurkan 181 Kursi Roda Adaptif untuk Penyandang Disabilitas

Pendidikan

Pemprov Jateng Luncurkan Pedoman PAUD Emas untuk Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan

Pemprov Jateng Dorong Peternak Terapkan Silase untuk Jaga Produksi Susu Saat Kemarau

Pendidikan

Pemprov Jateng Pastikan APBD dan Program Pembangunan Berdampak Nyata bagi Masyarakat