Honai Belajar Gratis Polsek Tembagapura Dorong Anak Papua Semangat Menuntut Ilmu

Heri - Minggu, 23 Agustus 2026 19:45 WIB
Polsek Tembagapura terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan anak-anak di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika. Salah satunya melalui kegiatan Honai Belajar Gratis yang digelar, Selasa (18/8/2026).

Tembagapura (buseronline.com) - Polsek Tembagapura terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan anak-anak di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika. Salah satunya melalui kegiatan Honai Belajar Gratis yang digelar pada 18 Agustus 2026.

Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.45 WIT tersebut diikuti sejumlah anak dengan materi pembelajaran dasar berupa membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Suasana belajar berlangsung sederhana dan penuh keakraban.

Anak-anak tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dengan metode interaktif dan kreatif. Mereka juga diberi kesempatan menjawab pertanyaan serta mengerjakan latihan yang diberikan oleh para pendamping.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 yang terlibat langsung dalam proses pendampingan dan pembelajaran.

Bagi anak-anak, Honai Belajar Gratis bukan sekadar tempat menambah pengetahuan. Kehadiran personel kepolisian membuat mereka mendapatkan pengalaman belajar dalam suasana yang lebih dekat, menyenangkan, dan penuh perhatian.

Salah seorang orang tua siswa, Desi, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, program Honai Belajar sangat membantu anak-anak sekaligus meringankan orang tua dalam mendukung pendidikan mereka.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian, khususnya Polsek Tembagapura dan Satgas Damai Cartenz yang sudah membantu anak-anak kami. Kegiatan ini sangat berarti bagi kami sebagai orang tua karena pendidikan sangat penting untuk masa depan anak-anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan," ujar Desi.

Ia menambahkan, anak-anak terlihat senang mengikuti pembelajaran karena suasananya tidak kaku. "Anak-anak senang karena bisa belajar bersama dalam suasana yang menyenangkan. Sebagai orang tua, kami merasa terbantu karena mereka mendapat tambahan waktu untuk belajar dan didampingi," katanya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH mengapresiasi inisiatif Polsek Tembagapura dalam menghadirkan ruang belajar bagi anak-anak.

"Kami mengapresiasi inisiatif Polsek Tembagapura dalam menghadirkan Honai Belajar bagi anak-anak. Satgas Operasi Damai Cartenz memberikan dukungan agar kegiatan positif seperti ini dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Bagi kami, pendidikan adalah bagian penting dalam membangun masa depan generasi muda Papua," ujar Faizal.

Menurutnya, kehadiran Satgas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga membangun hubungan yang positif melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

"Kami ingin kehadiran personel Satgas juga dirasakan melalui kegiatan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Ketika personel dapat duduk bersama anak-anak, mendampingi mereka belajar, mendengarkan cerita mereka, dan memberikan motivasi, di situ terbangun komunikasi dan kedekatan yang positif," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga SIK MHum mengatakan dukungan terhadap kegiatan pendidikan merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dikembangkan Satgas.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima

Pendidikan

Operasi Damai Cartenz Kawal Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo hingga Berlangsung Aman

Pendidikan

2.500 Paket Tas dan Alat Tulis Disalurkan untuk Anak-anak Papua

Pendidikan

Patroli Humanis di Ilaga, Polisi Berbagi Makanan Ringan dengan Anak-anak Papua

Pendidikan

Local Hero Pertamina Jaga Energi Bersih dan Air Bersih untuk Warga Desa

Pendidikan

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Patroli Humanis di Distrik Muara