Bandung (buseronline.com) - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat kolaborasi untuk mengatasi persoalan kekurangan dan pemerataan tenaga pendidik melalui Program Probidik GEMA JABAR (Penguatan Profesional Bidang Kependidikan-Gerakan Mahasiswa Mengajar Jawa Barat).
Dilansir dari laman Jabarprov, program ini menjadi langkah strategis untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pengajar, terutama di sejumlah sekolah yang masih membutuhkan tambahan tenaga pendidik.
Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa calon guru akan memperoleh kesempatan untuk terjun langsung ke sekolah sekaligus membantu proses pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, program ini mengadopsi mekanisme Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mahasiswa calon guru akan ditempatkan di satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB di
Jawa Barat selama enam bulan.
Selama berada di sekolah, mahasiswa akan menjalankan praktik mengajar dan mendapatkan pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai kondisi pembelajaran. Kegiatan tersebut juga direkognisi dan disetarakan dengan 20 SKS.
Kepala Disdik
Jawa Barat Purwanto menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan UPI. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu mengatasi kekurangan guru di
Jawa Barat.
"Kami sangat berbahagia dan bersyukur UPI bisa bekerja sama serta berharmonisasi dengan kita untuk mengisi kekurangan guru melalui mahasiswa yang menjalani praktik lapangan," ujar Purwanto di Gedung Achmad Sanusi, Kampus UPI Bandung, Jumat.