Subulussalam (buseronline.com) - Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Subulussalam terus memperkuat perannya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Aceh.
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, sekolah tersebut tidak hanya diarahkan menjadi tempat belajar bagi murid, tetapi juga diharapkan mampu menjadi pusat keunggulan pembelajaran dan penggerak bagi satuan pendidikan lain di sekitarnya.
Kepala SNT Subulussalam Eva Deliana Br Bangun mengatakan dirinya berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat Subulussalam.
"SNT akan menjadi pusat keunggulan pembelajaran tidak hanya untuk murid namun juga guru, bahkan diharapkan menjadi katalisator bagi satuan pendidikan lainnya di
Subulussalam," ujar Eva.
Untuk mewujudkan hal tersebut, SNT Subulussalam akan memperkuat berbagai program unggulan di bidang intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Salah satu fokusnya adalah pembelajaran STEAMS yang meliputi Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Sports.
Menurut Eva, berbagai program tersebut dirancang untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi yang dimiliki setiap murid.
Keunggulan lain SNT
Subulussalam terletak pada penerapan kurikulum terintegrasi yang menggabungkan tiga jenis kurikulum dalam proses pembelajaran.
Murid juga diberikan kesempatan mengikuti kegiatan kolateral kurikuler berupa aktivitas kemasyarakatan di lingkungan sekitar.
"SNT 1
Subulussalam memiliki kurikulum yang terintegrasi dari tiga kurikulum yang dilaksanakan dalam pembelajarannya. Nanti murid-murid akan melaksanakan kegiatan kolateral kurikuler, di mana mereka akan melakukan kegiatan kemasyarakatan di lingkungannya," jelas Eva.
Program tersebut mendapat respons positif dari para murid. Aqila, salah satu murid SNT Subulussalam yang pernah menjadi finalis Olimpiade Matematika di Sumut pada 2024, mengaku memilih SNT karena ingin mengembangkan prestasi akademik maupun nonakademik.
"Saya melihat peluang pendidikan di SNT yaitu memiliki kurikulum yang berbeda dengan sekolah lain dan memiliki banyak ekstrakurikuler yang dapat mengembangkan bakat dan minat yang saya miliki," tutur Aqila.
Aqila yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) juga berharap dapat terus mengembangkan kemampuan akademik dan organisasinya selama bersekolah di SNT.
Hal serupa disampaikan Shakila Salsabilah, murid berprestasi SNT
Subulussalam yang pernah mengikuti perlombaan cerdas cermat Al-Qur'an pada 2026 dan perlombaan menggambar pada 2025.
Shakila menilai dukungan guru, kepala sekolah, fasilitas pendidikan, dan kegiatan ekstrakurikuler di SNT memberikan ruang baginya untuk mengembangkan bakat.