Kudus (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI terus memperkuat layanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus melalui peningkatan sarana dan prasarana serta penyediaan bahan bacaan bermutu.
Dilansir dari laman Jatengprov, upaya tersebut diwujudkan dengan revitalisasi SLB Negeri Purwosari
Kudus senilai Rp1.452.684.000 dan penyaluran bantuan buku bacaan bermutu kepada 10 sekolah di Kabupaten
Kudus.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyerahkan secara langsung 500 eksemplar buku bacaan bermutu yang terdiri atas 200 buku untuk jenjang sekolah dasar dan 300 buku untuk jenjang sekolah menengah pertama.
Bantuan tersebut diberikan kepada SD 3 Mlati Lor, SD 4 Undaan Kidul, SD 4 Karangrowo, SD 1 Dukuhwaringin, SMP PGRI Jekulo, SLB Negeri Cendono, SLB Negeri Purwosari, SLB Negeri Kaliwungu, SLB Negeri Jepara, dan SLB Negeri Pati.
Selain bantuan buku, Kemendikdasmen juga merevitalisasi SLB Negeri Purwosari dengan membangun satu paket toilet, merenovasi dua ruang kelas, serta dua ruang keterampilan.
Revitalisasi tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan ramah bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Menteri Abdul Mu'ti mengatakan peningkatan mutu pendidikan harus diiringi dengan penyediaan fasilitas belajar yang memadai dan bahan ajar yang dapat diakses seluruh peserta didik.
"Kami juga menyediakan bacaan bermutu dan bahan belajar dalam bentuk audiobook serta videobook untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Ini merupakan bagian dari upaya kami mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua," ujar Abdul Mu'ti.
Ia menegaskan bahwa literasi harus menjadi gerakan nyata di lingkungan pendidikan, bukan sekadar slogan. Menurutnya, bantuan kepada sekolah merupakan bagian dari amanat Presiden untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh Indonesia.
Bupati
Kudus, Sam'ani Intakoris, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di daerah. Menurutnya, bantuan buku, media pembelajaran digital, dan revitalisasi sekolah akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
"Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kudus, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Bapak Menteri. Bantuan ini akan memberikan kenyamanan bagi proses belajar mengajar di sekolah-sekolah," ujarnya.