Kudus (buseronline.com) - Pemerintah terus memperkuat upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui perluasan akses buku bacaan bermutu bagi peserta didik.
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, komitmen tersebut diwujudkan dengan pelepasan distribusi 5,5 juta buku bacaan bermutu untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di
Kudus,
Jawa Tengah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti mengatakan penguatan literasi dan numerasi menjadi bagian dari pelaksanaan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia.
"Kami berusaha dengan segala kemampuan agar minat baca anak dapat ditingkatkan. Bersama mitra, termasuk Pura Barutama dan PT Mars Akbar Mandiri, kami berharap program ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi anak-anak Indonesia," ujar Abdul Mu'ti saat acara pelepasan buku, Jumat.
Menurutnya, penyediaan buku bacaan bermutu bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam memperluas akses bacaan bagi peserta didik.
Ia menilai budaya membaca perlu terus ditumbuhkan karena tidak semua pengetahuan dapat diperoleh melalui pembelajaran di kelas.
Selain mendistribusikan buku cetak, Kemendikdasmen juga menghadirkan platform Rumah Pendidikan yang menyediakan buku teks dan nonteks secara gratis dalam format digital, audio, dan video. Layanan tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap sumber belajar yang berkualitas.
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Wibawa Satria mengapresiasi langkah Kemendikdasmen dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif melalui penyediaan buku berhuruf braille serta sumber belajar berbentuk audio dan video bagi anak berkebutuhan khusus. "Upaya ini harus terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan mutu literasi nasional," katanya.