Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) meluncurkan Buku Pedoman dan Modul PAUD Emas sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Dilansir dari laman Jatengprov, peluncuran yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bunda PAUD Provinsi
Jawa Tengah dan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) itu berlangsung di Horison Ultima Sentraland, Kota Semarang, Senin.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi anak sejak lahir. Karena itu, diperlukan program pendidikan dan pendampingan yang tepat bagi anak maupun tenaga pendidik PAUD.
"Pendidikan itu dimulai sejak lahir. Tantangannya sekarang adalah bagaimana mengembangkan pendidikan, pendampingan, dan program yang tepat bagi anak-anak maupun pendidik di tingkat PAUD," ujarnya.
Menurut Taj Yasin, Buku Pedoman dan Modul PAUD Emas yang diinisiasi Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah akan diterapkan melalui proyek percontohan di empat desa pada empat kabupaten.
Ia juga mengapresiasi kerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip yang dinilai dapat memperkuat pendampingan psikologis bagi anak.
Berdasarkan pelaksanaan program dokter spesialis keliling (Speling), keterlibatan psikolog menemukan berbagai persoalan yang dihadapi anak, seperti perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
"Kehadiran buku pedoman ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan PAUD yang bebas dari kekerasan dan bullying," katanya.
Taj Yasin menegaskan, proses pembelajaran di PAUD harus berlangsung menyenangkan dan tidak membebani anak dengan materi pelajaran, sehingga mereka merasa nyaman dan bersemangat mengikuti kegiatan belajar.