Magelang (buseronline.com) - Kegigihan dan semangat pantang menyerah mengantarkan Eikhel Mahardika Ginting mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI Angkatan Laut.
Putra asal Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang itu dinyatakan lulus sebagai Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tahun Akademik 2026/2027 setelah empat kali mengikuti seleksi.
Kelulusan Eikhel diumumkan oleh panitia pusat, Kamis (30/7/2026) sore di Akademi Militer (Akmil), Magelang. Ia merupakan peserta pengiriman Kodam I/Bukit Barisan. Keberhasilan tersebut menjadi bukti perjuangan panjang yang dilalui Eikhel.
Selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada seleksi Tahun Akademik 2023, 2024, dan 2025, ia harus menerima kenyataan gugur di tingkat pantukhir Kodam I/Bukit Barisan. Namun, kegagalan itu tidak membuatnya menyerah hingga akhirnya berhasil lolos pada kesempatan keempat.
Eikhel merupakan anak sulung dari tiga bersaudara, putra pasangan Samion Ginting dan Ana Rosmeri br Tarigan. Lahir dan dibesarkan di keluarga sederhana yang berprofesi sebagai petani, ia terus berjuang dengan semangat pantang menyerah untuk mengejar impiannya meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya. "Ini adalah kali keempat Eikhel mengikuti seleksi dan akhirnya diterima menjadi Taruna AAL. Sebelumnya, tiga kali gugur di tingkat pantukhir Kodam I/BB pada tahun 2023, 2024, dan 2025," ujarnya, Minggu (2/8/2026).
Usai pengumuman dinyatakan lulus, Eikhel langsung menghubungi kedua orang tuanya melalui panggilan video. Dengan suara bergetar dan menahan haru, ia menyampaikan kabar bahagia tersebut.
"Mak.., Pak.., aku lulus jadi Taruna AAL, aku lulus...," ucapnya sambil menangis. Mendengar kabar itu, kedua orang tuanya mengucap syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada keluarga yang terus memberikan dukungan hingga Eikhel berhasil mewujudkan impiannya," katanya.
Ia menilai keberhasilan Eikhel merupakan kebanggaan bagi keluarga sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Deliserdang, bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih cita-cita.
Sementara itu, Eikhel menyampaikan rasa syukur dan terima kasih Tuhan Yang Maha Kuasa atas pengumuman kelulusannya. "Semoga menjadi seorang pelaut sejati yang dapat mengabdikan diri kepada negara dan bangsa yang kita cintai," ujar Eikhel. (P3)