Alika Tsuraya Wakili Jawa Barat di LKS Nasional 2026 Bidang Teknologi Desain Grafis

Heri - Sabtu, 01 Agustus 2026 17:39 WIB
Siswi SMKN 9 Bandung Alika Tsuraya Ostman mewakili Jawa Barat dalam ajang LKS Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 pada mata lomba Teknologi Desain Grafis.

Bandung (buseronline.com) - Siswi SMKN 9 Bandung Alika Tsuraya Ostman mewakili Jawa Barat dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 pada mata lomba Teknologi Desain Grafis. Kompetisi digelar secara daring dari SMKN 9 Bandung mulai Selasa.

Dilansir dari laman Jabarprov, selama empat hari pelaksanaan, Alika mengikuti serangkaian tantangan yang menguji kemampuan desain grafis, mulai dari branding, pembuatan logo, hingga perancangan antarmuka digital sesuai standar industri.

Guru pembimbing SMKN 9 Bandung Anita Wulandari menjelaskan, pada hari pertama peserta mengerjakan modul Branding and Logo Design yang mencakup tiga tugas, yakni merancang logo, membuat prototipe aplikasi menggunakan Figma, serta menyusun landing page menggunakan Figma atau Adobe Illustrator.

"Seluruh tugas dikerjakan secara mandiri. Peserta tidak boleh mendapat bantuan dari siapa pun, termasuk menggunakan AI. Selama lomba, proses pengerjaan diawasi melalui dua kamera," ujar Anita.

Menurutnya, materi yang diujikan pada LKS Nasional terus berkembang mengikuti kebutuhan industri dan mengacu pada standar WorldSkills. Karena itu, peserta maupun pembimbing harus terus memperbarui kemampuan agar mampu bersaing.

Persiapan menuju tingkat nasional pun berbeda dibandingkan saat berlaga di tingkat kota maupun provinsi. Selain menguasai Adobe Illustrator, Alika juga dituntut mampu menggunakan Figma untuk menyelesaikan sejumlah tantangan lomba.

Untuk mendukung persiapan tersebut, SMKN 9 Bandung menggandeng industri kreatif Maven sebagai mitra pembinaan. Kolaborasi ini menghadirkan praktisi industri yang memberikan pendampingan intensif kepada Alika dalam penguasaan Figma.

"Di tingkat nasional ada materi yang membutuhkan Figma. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan industri agar Alika mendapat pendampingan langsung sesuai kebutuhan kompetisi," jelas Anita.

Di balik persiapan yang matang, Alika sempat menghadapi tantangan berat. Jadwal latihan yang padat bersamaan dengan proses administrasi masuk perguruan tinggi membuat kondisi fisik dan emosinya menurun hingga beberapa kali ingin mengundurkan diri.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pemprov Jabar Dorong Rebana Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru

Pendidikan

Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon

Pendidikan

Pemprov Jabar dan OJK Dorong Peternak Ayam Petelur Naik Kelas Lewat Program EGG

Pendidikan

Kompolnas Dorong Polri Bongkar Jaringan Sindikat Narkotika

Pendidikan

Jabar Uji Sistem Rujukan Baru, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Penyakit

Pendidikan

Kota Bandung Juara Umum Pentas PAI SMP Jawa Barat 2026, Borong Lima Juara Pertama